Beraksi 18 Kali, Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Residivis yang ditembak polisi karena kabur saat akan ditangkap. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Petugas kepolisian menembak empat orang pelaku pencurian karena berusaha kabur dan melawan saat akan ditangkap. Dari empat orang pelaku, tiga orang merupakan residivis kasus sama.

“Ada salah satu pelaku sudah 18 kali melakukan aksi pencurian sepeda motor. Dia belum lama keluar dari LP Kerobokan. Karena melawan, kami ambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya,” kata Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Bali AKBP Ranefli Dian Candra, Jumat (28/2/2020) di Mapolda Bali.

Dari para pelaku, petugas menyita belasan unit sepeda motor, mobil, tang, obeng, kunci palsu, STNK, kunci kendaraan dan dua pasang plat nomor kendaraan.

AKBP Ranefli menerangkan, keempat pelaku dibekuk bersama 66 orang lainnya saat Polda Bali dan Polres/Polresta Denpasar menggelar Operasi Sikat Agung 2020 selama 15 hari, 10-25 Februari 2020.

Operasi Sikat Agung 2020 digelar dengan target pelaku pencurian seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian biasa (cusa).

Dalam operasi melibatkan 412 orang petugas yang terdiri dari 155 orang Satgas Polda dan 257 orang Satgas Polres/Polresta jajaran.

“Total tersangka yang kita amankan terdiri dari 62 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Ada TO dan non TO,” jelasnya.

“Dari 70 orang pelaku, dua di antaranya yakni warga negara asing asal Bulgaria Teodor Stepanov Petrov dan Kamen Sevdalinov, tersangka dalam kasus pencurian data nasabah Bank (skimming),” tegasnya. (agw)

BACA JUGA:  Setelah Lama Jadi DPO, Terpidana Korupsi Pengadaan Tanah Dermaga Gunaksa Dibekuk