DPRD Karangasem Dorong Eksekutif Berinovasi Tingkatkan PAD

Rapat kerja antara DPRD Karangasem dan pihak eksekutif.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Pimpinan DPRD Karangasem mendorong eksekutif untuk  menggali potensi pariwisata dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).  Hal itu dikatakan ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana usai rapat tertutup dengan eksekutif, pada Selasa (25/2/2020).

Gede Dana menegaskan, banyak sumber-sumber pendapatan daerah yang belum tergarap maksimal. Maka perlu ada regulasi jelas, agar eksekutif dapat melakukan penarikan untuk pendapatan. Misalnya melalui peraturan bupati (perbup).

Seperti objek Pura Lempuyang, Tirta Gangga, segera diterbitkan perbup. “Kami masih melakukan koordinasi dalam meningkatkan PAD, inovasi sangat penting, entah dengan memakai peraturan bupati yang perlu inovasi,” ucap Dana.

“Ini kami masih carikan solusinya, bisa tidak memakai aturan sejenis perbup. Sehingga ada PAD yang masuk ke kas daerah,” ujarnya lagi.

Terkait pendapatan, kata Gede Dana, pimpinan dewan mengapresiasi kinerja sejumlah OPD penghasil. Bahkan pada triwulan I, pendapatan di beberapa sumber penghasil sudah ada yang melampaui target. Akan tetapi, masih ada potensi yang masih bisa digali untuk meningkatkan PAD. “Kami apresiasi OPD yang sudah mencapai target mesti baru di triwulan pertama, tetapi jangan juga berpuas diri,” tegasnya.

Gede Dana saat rapat didampingi Wakil Ketua Wayan Parka dan Made Agus Kertiana, juga menyoroti pemakaian dana belanja pembangunan fisik dan nonfisik di Bumi Lahar. Pihaknya ingin semua proses tender pada proyek fisik segera diselesaikan.

Dewan memberi target pekerjaan tersebut tuntas September mendatang. Menurutnya, DPRD telah meminta proyek belanja fisik dan nonfisik yang ditenderkan melebihi Rp 200 juta harus selesai paling tidak triwulan II. “Kami mendesak sesuai arahan presiden, belanja fisik dan nonfisik yang harus ditenderkan harus segera dilakukan,” pungkasnya. (knk)

BACA JUGA:  Pemprov Bali Karantina Migran yang Singgah di Negara Terinfeksi Covid-19