Mencuri di Rumah Kosong Terekam CCTV, Dua Pria Diringkus Polisi

Kedua pelaku pencurian dengan modus congkel rumah. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Dua orang pelaku pencurian bernama Hartoyo (29) dan Andre (39) diringkus Resmob Satreskrim Polresta Denpasar. Keduanya diburu setelah beraksi di sebuah rumah di Jalan Gunung Catur IV nomor A9, Denpasar Barat.

“Keduanya sudah masuk dalam TO Operasi Sikat 2020,” kata sumber beritabalionline.com di lapangan, Senin (17/2/2020).

Sebelumnya petugas kepolisian memburu kedua pelaku usai menerima laporan pemilik rumah bernama Ucie Wijaya (42), Senin (20/1/2020).

Dalam laporan korban menceritakan, saat itu ia sedang berada di Singapura untuk berobat. Tiba-tiba korban dihubungi sekuriti perumahan dan memberitahu bahwa pintu gerbang depan rumahnya dalam kondisi terbuka.

Korban langsung mengecek CCTV lewat handphonenya dan melihat dua orang tidak dikenal masuk ke dalam rumahnya, Minggu (19/1/2020) siang sekitar pukul 12.00 WITA.

“Dari rekaman CCTV, kedua pelaku terlihat masuk dengan cara mencongkel pintu depan rumah korban. Setelah itu mereka mengambil barang-barang korban,” kata sumber.

Atas kejadian, korban kehilangan sebuah laptop Apple Mac Book air 11 Inci warna silver, sebuah handphone merk Samsung J7 warna gold, perhiasan berupa cincin, kalung dan gelang, sepatu Nike, serta uang rupiah dan uang Dollar Hongkong.

Berbekal ciri-ciri pelaku, tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar melakukan penyelidikan dan menerima informasi bahwa kedua pelaku terlihat di Jalan Benesari, Kuta, Badung.

Kedua pelaku yang berasal dari Jakarta dan Bekasih, Jawa Barat ini akhirnya diringkus saat berada di sebuah penginapan Jalan Benesari nomor 40, Kuta, Badung, Kamis (13/2/2020) malam.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa sepatu merk Nike milik korban dan pisau yang digunakan pelaku saat mencongkel pintu rumah korban.

BACA JUGA:  Terima Paket Narkoba dari Ukraina, WN Rusia Terancam 12 Tahun Penjara

“Saya belum monitor,” kata Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhammad Nurul Yaqin saat dikonfirmasi terpisah. (agw)