Gara-gara Dipatuk Ular, Residivis Ditangkap saat Berobat ke RS Wangaya

Pelaku pencurian di Gudang PT Indonesia Consultindo saat diamankan polisi. (foto : Ist)

Beritabalionline.com – Resmob Satreskrim Polresta Denpasar menangkap pria bernama I Gusti Putu Alit Jaya (40), pelaku pencurian di PT Indonesia Consultindo Jalan Mahendradatta no.1, Denpasar Barat.

“Modus pelaku memanjat tembok dengan menggunakan tali kemudian menjebol plafon perusahaan,” kata petugas di lapangan, Senin (17/2/2020).

Kasus pencurian baru diketahui saat manager PT Indonesia Consultindo bernama Sugito (51) tiba di TKP untuk bekerja, pada Jumat (14/2/2020) sekitar pukul 09.00 WITA.

Di sana pelapor melihat gudang penyimpanan barang berantakan. Saksi juga melihat plafon belakang gudang dalam keadaan jebol.

“Setelah dicek, handphone, decorder CCTV dan uang tunai Rp900 ribu yang disimpan di salah satu laci sudah tidak ada,” ucap sumber.

Dari hasil olah TKP serta penyelidikan di lapangan, polisi memperoleh petunjuk ciri-ciri pelaku. Tim Resmob juga mendapatkan informasi bahwa pelaku tengah berada di RS Wangaya Denpasar.

Tanpa buang waktu, polisi mendatangi RS Wangaya dan menangkap pelaku, Sabtu (15/2/2020) petang saat pelaku berobat karena dipatuk ular.

Dari hasil interogasi, pelaku yang tinggal di Jalan Raya Kuta nomor 39, Banjar Abianbase, Kuta, Badung ini mengakui telah mencuri di PT Indonesia Consultindo dengan cara membobol plafon gudang.

“Pelaku ini residivis dalam kasus sama. Selain gudang milik PT Indonesia Consultindo, pelaku juga membobol ruko yang bersebelahan dengan TKP pertama,” lanjut petugas.

Dikonfirmasi terkait penangkapan pelaku pencurian dengan modus bobol plafon, Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhammad Nurul Yaqin mengaku belum mengetahui. (agw)

BACA JUGA:  Beraksi di 5 TKP, Pencuri Motor Asal Banyuwangi Dihadiahi Timah Panas