Penjamasan Duaja Korem 163/Wira Satya Diharapkan Mantapkan Pengabdian

Upacara Penjamasan Duaja Korem 163 Wira Satya di Pura Gunung Kawi, Tampaksiring, Gianyar.

Beritabalionline.com – Keluarga Besar Korem 163/Wira Satya melaksanakan Upacara Penjamasan Duaja Korem 163/Wira Satya di Pura Gunung Kawi, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar.

“Penjamasan Duaja Korem 163/Wira Satya tidaklah semata-mata hanya sebagai kegiatan tradisi atau rangkaian seremonial saja, namun terkandung makna dan tujuan menyucikan Duaja Korem 163/Wira Satya itu sendiri dengan memohon bimbingan dan petunjuk serta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa/Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” terang Kepala Staf Korem 163/Wira Satya Letkol Kav Jacob Janes Patty mewakili Danrem Kolonel Arh A.M. Suharyadi, Sabtu (15/2/2020) di Denpasar.

Sementara Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia menambahkan, dengan Penjamasan Duaja Korem 163/Wira Satya harapannya agar seluruh prajurit Korem 163/Wira Satya senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan serta pemikiran yang baik dan suci agar mampu memikul tugas demi mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara dengan tulus ikhlas tanpa pamrih.

“Khususnya dalam pengabdian di wilayah tugas dan tanggungjawab satuan ini, yang meliputi wilayah Provinsi Bali,” jelasnya.

Hal ini juga selaras dengan tema peringatan Hut Ke 59 Korem 163/Wira Satya tahun 2020 yaitu “Pengabdian Korem 163/Wira Satya Untuk Bali”, Pengabdian yang dilakukan dalam rangka menjaga sinergitas, stabilitas dan kondusifitas keamanan Pulau Dewata termasuk mendukung pembangunan yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Bali.

“Pelaksanaan Upacara Penjamasan Duaja Korem 163/Wira Satya tentunya akan semakin memantapkan semangat pengabdian satuan ini bagi masyarakat Bali,” lanjutnya.

Dijelaskannya, rangkaian Upacara Penjamasan dan persembahyangan dipimpin Pinandita Pura Gunung Kawi Jero Mangku Ketut Wirawan dan diikuti secara ikhmad oleh seluruh personel yang mengikuti prosesi upacara, Jumat (14/2/2020).

BACA JUGA:  Akibat Lalai, Dalam Dua Pekan Kasus Lakalantas di Denpasar Meningkat

Merunut pada sejarahnya, penamaan Duaja Korem 163/Wira Satya mengacu pada Surat Keputusan (SK) Menteri/Panglima Angkatan Darat Nomor: Kep-385/5/1966 tertanggal 20 Mei 1966, yang merupakan referensi atau dasar disahkannya Duaja Korem 163/Bali dengan nama “Wira Satya”. Sehingga sejak saat itu sebutan Korem 163/Bali berubah menjadi Korem 163/Wira Satya.

Duaja Korem 163/Wira Satya menggunakan lambang “Marakata” yaitu Penguasa atau Raja Bali yang tempat pemujaannya di Pura Gunung Kawi yang sangat disucikan keberadaannya. Prabu Marakata merupakan Putra Mahkota Raja Udayana sebagai seorang figur pemimpin yang terkenal pada zaman kerajaan terdahulu, baik di Bali maupun di Nusa Tenggara.

Dengan memahami dan meneladani kepemimpinan Prabu Marakata, selaku pewaris tahta Raja Udayana, diharapkan seluruh Prajurit Korem 163/Wira Satya memiliki semangat juang, jiwa ksatria, waspada dan bijaksana, sehingga persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat Bali yang selama ini terpelihara dengan baik dapat dipertahankan sampai kapan pun.

Di era saat ini sifat-sifat keteladanan tersebut diwujudkan dengan berbagai bentuk kemanunggalan TNI dengan masyarakat untuk selalu bersinergi dalam mengisi pembangunan. Jalinan sinergitas yang telah berjalan baik selama ini harus terus dipelihara, dijaga dan ditingkatkan.

“Kita berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan Penjamasan Duaja Korem 163/Wira Satya, utamanya kepada para tokoh agama, tokoh adat dan tentunya masyarakat pengempon Pura Gunung Kawi yang telah membantu kelancaran dan kemudahan pelaksanaan kegiatan ini,” Kapenrem. (agw)