Terungkap, Mahasiswa Penjambret Turis Rusia Residivis Baru Keluar dari LP Kerobokan

Tersangka beserta barang bukti saat diamankan polisi. (foto : Ist)

Beritabalionline.com – Pria bernama Mohammad Amin Sanaei (20) ditangkap Resmob Ditreskrimum Polda Bali karena menjambret handphone milik wisatawan asing asal Rusia bernama Bogban di Jalan Sunset Road Kuta, Badung.

“Tersangka ini residivis dalam kasus yang sama, dan belum lama keluar dari LP Kerobokan,” kata Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan, Kamis (13/2/2020) di Denpasar.

Dari hasil pemeriksaan, pria berbadan tambun yang masih berstatus mahasiswa ini sudah belasan kali menjalankan aksinya.

“Tersangka mengaku sudah 18 kali beraksi setelah keluar dari LP Kerobokan,” terang Kombes Andi Fairan.

Penangkapan terhadap pelaku berawal laporan WN Rusia bernama Bogban yang menjadi korban jambret di Jalan Sunset Road Kuta, Badung, Minggu (26/1/2020) dini hari.

Dari keterangan korban yang menginap di villa seputaran Canggu, Kuta Utara, Badung ketika melapor, saat itu ia hendak pulang ke villa dengan menaiki sepeda motor.

Karena tidak hafal jalan, korban berkendara sembari melihat google maps dari handphone. Tiba di Jalan Sunset Road, Kuta, datang pelaku mengendarai motor memepet korban dan mengambil paksa handphone yang dipegangnya.

“Pelaku langsung kabur dan sempat dikejar oleh korban,” kata Kombes Andi Fairan.

Saat mencoba kabur pelaku sempat menabrak tiang hingga terjatuh. Namun pelaku yang diketahui berstatus mahasiswa ini bangun dan kembali tancap gas. Apes, pegangan plat nomor polisi di motornya lepas dan diambil korban.

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali yang melakukan penyelidikan mendapat informasi bahwa pelaku tinggal di daerah Sanur, Denpasar Selatan. Saat diburu ke Sanur, orangtua pelaku mengatakan bahwa pelaku berada di Karangasem.

Pria berbadan tambun ini akhirnya dapat dibekuk, Kamis (13/2/2020) sekitar pukul 01.30 WITA di wilayah Karangasem. Karena melawan, betis kaki kiri pelaku ditembak oleh petugas.

BACA JUGA:  Simpan 10 Paket Sabu, Pria Asal Singaraja Divonis 4,5 Tahun

“Dari tangan tersangka diamankan barang bukti 8 unit handphone berbagai merk. Tersangka sudah kita masukkan ke dalam sel sambil menunggu proses hukum lebih lanjut,” jelas Kombes Andi Fairan. (agw)