Bawa 600 Gram Sabu dari Malaysia, Sepasang Kekasih Diciduk Petugas Gabungan

Polda Bali rilis hasil Operasi Antik Agung 2020. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Tim gabungan Direktorat Bea Cukai bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali meringkus dua orang pria dan wanita yang membawa narkoba jenis sabu.

“Dari tangan mereka kita amankan 600 gram sabu,” kata Wakil Direktur Ditrenarkoba Polda Bali AKBP I Putu Yuni Setiawan di Mapolda Bali, Rabu (12/2/2020).

AKBP Setiawan menerangkan, tim gabungan awalnya menangkap salah satu pelaku bernama Bunga Erita Septya
Putri di area Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin (10/2/2020) malam.

Ketika dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 300 gram sabu yang disembunyikan tersangka di pakaian dalam yang dikenakannya.

Kepada petugas, Bunga mengaku membawa barang tersebut dari Malaysia bersama pasangannya bernama Didik Sucipto yang lolos saat penangkapan.

Berbekal keterangan Bunga, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Didik di Jalan Tukad Bilok gang Harum Putra Getar Nomor 18, Denpasar Selatan. Di sana petugas kembali menemukan sabu seberat 289,17 gram yang di dalam koper.

“Sabu dibawa dari Malaysia, dan rencananya mau diedarkan di Bali. Keduanya masih kami periksa untuk pendalaman,” beber Wadir Narkoba.

Sementara itu, ratusan gram sabu serta 1 kilogram ganja diamankan petugas kepolisian. Barang haram tersebut disita petugas selama menggelar Operasi Antik Agung 2020 yang berlangsung selama 16 hari.

“Dalam operasi kami mengamankan sebanyak 73 orang pelaku baik bandar maupun pemakai narkoba,” jelas Wadir Narkoba.

Dalam operasi mulai tanggal 22 Januari sampai dengan 6 Februari 2020 ini, Polda Bali dan Polresta Denpasar menyita 109 butir ekstasi dan 5.710 butir pil koplo.

“Para pelaku ada yang merupakan TO dan Non TO. Ada warga negara asing juga tersangkanya,” jelas Wadir didampingi Kasat Res Narkoba Polresta Denpasar AKP Mikael Hutabarat dan Kasubbid Penmas AKBP I G.A Yuli Ratnawati. (agw)

BACA JUGA:  Tak Bayar Uang Sewa Mobil Hingga Rp1,2 Miliar, Oknum Dewan Dipolisikan