Bareskrim Polri Sita 15 Ton Kuning Telur Beku Asal India

Satgas Pangan tunjukkan barang bukti sitaan kuning telur beku asal India. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Direktorat Jenderal Tindak Pidana Khusus (Tipideksus) Bareksrim Polri menyita kuning telur beku asal India. Total nilai impor kuning telur beku itu sebesar Rp1 miliar.

“Dugaan pelanggaran importasi kuning telur beku dengan jumlah 15 Ton senilai Rp1 miliar diimpor PT. ABN,” kata Direktur Tipideksus Bareskrim Brigjen (Pol) Daniel Tahi Monang saat jumpa pers di Kantor Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Daniel melanjutkan, selain melawan hukum tindakan PT. ABN mengganggu perekonomian masyarakat, khususnya peternak telur. Di mana serapan atau penjualan telur produksi dalam negeri berkurang akibat impor ilegal ini.

“Impor ini tidak sesuai perundangan berlaku, penjualan telur di tingkat peternak terus mengalami penurunan, karenanya mengganggu perekonomian,” jelas Daniel.

Karena tindakan melawan hukum tersebut, Polri memberikan sanksi administrasi kepada PT. ABN dengan menghanguskan 15 Ton kuning telur beku tersebut.

“PT ABN melanggar telah Pemendag No 29 tahun 2019 tentang ketentuan ekspor dan impor hewan dan produk hewan. Kami kenakan sanksi administrasi dan 15 ton kuning telur beku dimusnahkan,” demikian Daniel. (itn)

BACA JUGA:  Indonesia Punya APD Buatan Dalam Negeri, Namanya INA United