Sebagian Besar Penderita Kanker Serviks di Gianyar Stadium Lanjut

 

Ketua YKI Cabang Gianyar, menyerahkan bantuan paket sembako pada sejumlah penderita kanker di wilayah kerja Puskesmas Ubud 1, Kecamatan Ubud.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Sebagian besar penderita kanker serviks dan kanker payudara di Kabupaten Gianyar ditemukan sudah dalam stadium lanjut. Akibatnya angka kesembuhannya belum seperti yang diharapkan meskipun tata laksana kanker telah dilakukan dengan cepat dan tepat.

Berdasarkan data di Yayasan Kanker Indonesia (YKI)  Cabang Gianyar, jumlah penderita kanker serviks maupun kanker payudara  di Kabupaten Gianyar tahun 2019 tercatat sebanyak  96 penderita. Jumlah ini, menurut Ketua YKI, Ny. Adnyani Mahayastra menjadi PR (pekerjaan rumah) tersendiri bagi dirinya dan para pengurus YKI Cabang Gianyar.

Tidak dipungkiri hampir sebagian besar penderita kanker ditemukan pada stadium lanjut, sehingga angka kesembuhannya belum seperti yang diharapkan, meskipun tata laksana kanker telah dilakukan dengan tepat dan cepat.

“Kami di YKI maupun di PKK rutin turun ke masyarakat hingga ke sekolah-sekolah, untuk mengedukasi masyarakat akan bahaya penyakit kanker. Kenali dan waspadai jika terjadi keanehan di dalam tubuh kita, segera periksakan diri ke dokter, puskesmas atau rumah sakit terdekat,” kata Ny. Adnyani Mahayastra di sela-sela kunjungannya ke penderita kanker di Puskesmas Ubud 1, Senin (11/2/2020).

Menurut Ny. Surya Adnyani Mahayastra, kunjungannya tersebut dilakukan rutin secara bergilir untuk pemerataan. Seperti pada kunjungan sebelumnya, pada kunjungannya ke Ubud ini pun pihaknya juga didampingi Wakil Ketua YKI Gianyar,  Ny. Diana Dewi  Agung Mayun, Ny. Dwikorawati Wisnu Wijaya, dan beberapa dokter spesialis kandungan dari RSUD Sanjiwani Gianyar beserta pengurus YKI lainnya.

Di Ubud ini, ada 15 penderita kanker yang dikunjungi pada kesempatan ini. Mereka  yaitu, penderita kanker payudara asal Br. Tebesaya Desa Peliatan Kadek Suartini, Dayu Byang, Gusti Ayu (Mangku Dalem). Dayu Byang dari Griya Belong Br. Teruna Desa Peliatan, Luh Mde Sukeni, dan Ni Wayan Ganis dari Br. Abiansemal Desa Lodtunduh. Mangku Ni Wayan Kerti asal Br. Silungan Desa Lodtunduh, Ni Wayan Ganti Br. Klingkung Desa Lodtunduh, Nyoman Parwati dari Br. Teges Yangloni Desa Peliatan.

BACA JUGA:  Jelang Libur Nataru, Ini yang Dilakukan Polsek Bandara Ngurah Rai

Ada juga  Jro Pande Putu Raka dari Br. Teges Kangin Desa Peliatan, Desak Budiani Br. Silungan Desa Lodtunduh, Ni Wayan Suryani dan Kurnia Ningsing dari Br. Teges Kangin Desa Peliatan. Sementara untuk penderita kanker serviks ada 2 orang yaitu Luh Tirta Br. Abiansemal Lodtunduh dan Ni Wayan Tombong Br. Abiansemal Kaja Kauh Desa Lodtunduh.

Dalam tiap kunjungan, Ny. Surya Adnyani Mahayastra yang didampingi oleh dokter-dokter spesialis dari RSUD Sanjiwani Gianyar, selain menyerahkan bantuan juga tak lupa memberi dukungan  pada penderita dan juga keluarganya.

Karena pada kasus penderita kanker, kata istri Bupati Gianyar Made Mahayastra ini, psikologis penderita kanker juga mengalami perubahan yang drastis, bahkan ada beberapa di antara mereka yang tidak percaya telah menderita kanker.

“Mengedukasi penderita dan keluarga adalah tujuan utama dari kunjungan kami, karena  tidak sedikit di antara mereka yang mendapat informasi yang menyesatkan, jika menderita kanker pasti meninggal.

Hal ini yang sering menyebabkan depresi dan tidak mau berobat,” ujar Ny. Surya Adnyani Mahayastra prihatin.

Ditambahkan, selain rutin berobat, dukungan keluarga dan masyarakat menjadi obat yang mujarab bagi kesembuhan penderita kanker. (yes)