Legislator Dukung Bupati Rencana Bangun Tanggul di Songan

Ketua DPRD Bangli I Wayan Diar.(foto: ist)

Beritabalionline.com –  Ketua DPRD Bangli, I Wayan Diar mendukung gagasan Bupati Bangli, I Made Gianyar membangun tanggul dimasing-masing batas desa di wilayah desa Songan, Kintamani guna menanggulangi dampak bencana banjir yang terjadi setiap tahunya, bahkan hingga menyebabkan korban jiwa beberapa tahun lalu.

“Meskipun sudah terlambat, karena ini untuk kepentingan masyarakat kita tetap mendukung upaya pak Bupati,”ungkap Diar saat dihubungi Senin (10/2/2020).

Menurut Diar, sejatinya bencana banjir yang melanda wilayah desa Songan merupakan bencana yang terjadi hampir setiap tahun terutama saat musim penghujan.

“Sangat disayangkan, karena pengalaman bencana serupa telah terjadi sejak lama. Memang sih, tidak ada kata terlambat. Tapi bagaimana pun juga, kok baru sekarang kita grepa-grepe. Padahal, kita sudah paham sebetulnya kaitannya dengan bencana yang ada di Songan,” beber politisi PDIP asal desa Belantih, Kintamani ini.

Terkait gagasan Bupati Bangli yang telah mengintruksikan Bappeda dan Dinas PU untuk segera membuat DED pembangunan tanggul tersebut, diyakini Wayan Diar akan memakan proses yang Panjang. Sebab, hal ini menyangkut anggaran.

“Sepanjang pengetahuan saya, kan setiap tahun ada dana tak terduga. Apakah itu yang akan dipergunakan, secara teknis Bappeda dan PU yang tau teknisnya,” ungkapnya.

Lanjut Diar, anggaran tak terduga setiap tahun telah diplot sebesar Rp 1 miliar. “Dari dana tak terduga itu memang bisa mengkaver. Tapi persoalan teknis, apakah dana tersebut bisa dipergunakan untuk membuat DED.

Sebab, dana tak terduga tersebut peruntukkannya langsung untuk menangani dampak bencana tersebut. Itu juga bisa jadi persoalan. Tapi secara teknis, silakan Bappeda yang mengkaji.

Yang saya ketahui, yang namanya bencana bisa dikaver pos mayor melalui anggaran mendahului, nanti dianggarkan berikutnya,” ujar Diar yang belakangan namanya digadang-gadang bakal mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP untuk mendampingi Sang Nyoman Sedana Arta maju dalam Pilkada Bangli 2020.

BACA JUGA:  Cegah Penimbunan Masker, Polresta Denpasar Sidak ke Apotek dan Distributor Alat Kesehatan

Karena itu menurut Diar, sebaiknya dana tak terduga tersebut dipergunakan semaksimal mungkin untuk mengkaver pelaksanaan penanggulangan bencana yang terjadi saat ini. Sementara jika menyangkut tata ruang desa Songan dan tidak adanya drainase, bagi Diar, akan susah jadinya karena terkait dengan masyarakat setempat.

“Kita memang harus mencari terobosan untuk menanggulangi itu. Maka perlu dilakukan kajian teknisnya. Jangan sampai kembali menjadi wacana saja,” tegasnya.

Yang jelas, persoalan klasik yang dihadapi Bangli yakni masalah anggaran yang terbatas. Karena itu, yang penting kegiatan tersebut, bisa dimasukkan menjadi skala prioritas, sesuai kesepakatan DPRD dan eksekutif.

“Kalau memang itu dianggap prioritas ayok kita ngumpul,” bebernya. Lebih lanjut, pihaknya kembali menekankan terkait rencana pembangunan tanggul tersebut, DPRD sepakat.

“Soal penanggulangan bencana dengan membangun tanggul, pada intinya kita sepakat. Itu, untuk kepentingan masyarakat. Walaupun datangnya terlambat. Sebab, setiap tahun, kita sudah mengalami bahkan sampai jatuh korban jiwa. Kok begitu berlalu tidak ada tindak lanjut dari pemerintah. Malah selama ini, kita didorong terus untuk dana GGS terkait Pilkada,” pungkasnya. (knk)