Cuaca Ekstrem, Sebagian Wilayah Bali Terjadi Tanah Longsor dan Banjir

Peristiwa bencana alam selama Januari 2020 di Bali. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Hujan deras mengguyur Kota Denpasar dan sekitarnya, Minggu (9/2/2020). BMKG memperkirakan intensitas curah hujan mencapai puncaknya di Bali akan terjadi di bulan Februari 2020.

“Kami menyampaikan agar masyarakat Bali untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem,” kata Kalaksa BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin, Minggu (9/2/2020) di Denpasar.

Dikatakan, BPBD Bali menyediakan infografis kejadian di Provinsi Bali bulan Januari 2020, sebagai upaya diseminasi informasi serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Bali khususnya menghadapi fenomena cuaca ekstrem.

Made Rentin juga menerangkan, memasuki awal tahun 2020, Provinsi Bali mengalami 126 kejadian bencana dengan didominasi oleh bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.

Dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi di seluruh Kabupaten/Kota se Bali berupa pohon tumbang dengan 201 kejadian, tanah longsor 3 kejadian, banjir 31 kejadian dan bangunan roboh 4 kejadian.

“Estimasi kerugian akibat bencana sekitar Rp650 juta. Selain itu terdapat 10 orang mengalami luka ringan,” ucapnya.

Di samping bencana hidrometeorologi, potensi bencana geologi Gunung Api pada status siaga tetap harius diwaspadai khususnya di areal 4 km dari puncak.

“Masyarakat hendaknya mewaspadai aliran lahar hujan disekitar aliran-aliran yang berhulu di Gunung Agung,” ujarnya.

“Masyarakat diharapkan selalu siap siaga akan kebencanaan, dan dapat menghubungi BPBD Kabupaten/Kota atau ke layanan 24 jam (0361)-251177 di BPBD Provinsi Bali untuk membantu penanganan kebencanaan,” pungkas Rentin. (agw)

 

BACA JUGA:  Jual Miras Oplosan Lewat Online, Pelaku Raup Omset Jutaan Rupiah Per Bulan