Usai Diobati ke Klinik, Pelaku Jambret Malah Kabur dari Polsek Kuta

Wayan Ngongek saat diamankan di Mapolsek Kuta. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Tersangka jambret bernama I Wayan Ngongek (20) kabur dari Polsek Kuta. Sebelum kabur tersangka sempat dibawa ke klinik di sebelah Mapolsek Kuta untuk diobati karena menderita sakit asma.

“Setelah berobat di klinik tersangka dibawa kembali untuk diperiksa. Di sana asmanya kembali kambuh sehingga anggota mencari alat tabung bantuan pernafasan, dan anggota yang lain mengambil berkas di ruangan,” terang Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan di Mapolsek Kuta, Kamis (6/2/2020).

Karena tidak dijaga, situasi tersebut kemudian dimanfaatkan tersangka yang ditangkap dalam kasus jambret dengan korban turis asing asal Australia ini untuk melarikan diri.

Penyidik yang melihat tersangka hilang sempat melakukan pencarian, namun tersangka asal Tianyar, Karangasem tersebut tidak ditemukan.

“Tersangka kabur, Senin (3/2/2020) siang melalui pintu belakang Polsek Kuta,” kata Kapolresta Denpasar.

Kombes Ruddi Setiawan mengimbau agar tersangka segera menyerahkan diri dengan baik-baik sebelum diambil tindakan tegas.

Sementara itu Kapolsek Kuta Teuku Ricki Fadlianshah menerangkan jika tersangka merupakan resedivis dalam kasus yang sama dan belum lama menghirup udara bebas.

“Dulu ditangkap di Polsek Kuta atas kasus jambret, kemarin juga ditangkap dalam kasus jambret,” jelas Kapolsek.

Untuk diketahui, Wayan Ngongek ditangkap bersama temannya bernama I Gede Gunturan alias Guntur, Kamis (30/1/2020) usai menjambret handphone milik turis Australia, Steavi Lei Adele Mann (25) di Jalan Sunset Road Kuta, Badung.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti sebuah handphone merk Samsung A50 hasil kejahatan, serta sepeda motor yang digunakan pelaku beraksi. (agw)

BACA JUGA:  Polda Bali Bekuk 3 Tersangka Perdagangan Anak Dibawah Umur Asal Sukabumi