Bupati Suwirta Kumpulkan Tomas, Minta “Turunkan” Harga Diri

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dihadapan ratusan bendesa adat, puluhan kepala desa/lurah dan ratusan kepala dusun/kepala lingkungan saat mengarakan mengawal jalannya pembangunan baik di desa adat dan desa dinas.

Beritabalionline.com – Sinergi perlu dibangun oleh semua tokoh masyarakat (Tomas) guna mengawal jalannya pembangunan baik di desa adat dan desa dinas. Arahan itu disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dihadapan ratusan bendesa adat, puluhan kepala desa/lurah dan ratusan kepala dusun/kepala lingkungan, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (6/2/2020)

Bupati Suwirta mengatakan tokoh masyarakat jangan egois merasa diri sebagai pemimpin. “Pemimpin itu harus bisa rendah diri, biarkan orang lain yang menaikkan harga diri kita,” ungkap Suwirta. Orang nomor satu di Pemkab Klungkung ini juga mengingatkan tokoh masyarakat harus duduk bersama dalam merumuskan program pembangunan. “Program pembangunan itu harus bersinergi dengan program pemerintah daerah,” pinta Suwirta.

Pada kesempatan itu, Suwirta menekankan enam hal kepada kepala desa dan bendesa adat. Pertama terkait pengelolaan alokasi dana desa dan dana desa agar dapat mendukung masalah desa dan potensi. Desa dinas diminta tetap berkoordinasi dengan desa adat terkait pelestarian adat dan budaya.

Pemerintah desa diminta bersinergi dengan pemerintah daerah. Desa adat diminta dalam menyusun pararem jangan sampai membebani krama (umat). ” Jika ada konflik, selesaikan secara internal dengan musyawarah mufakat dan yang terakhir turunkan harga dirimu,” terang Suwirta seraya mengatakan berbuatlah yang terbaik, jangan menjadi yang terbaik. Sebelumnya Wakil Bupati Kasta juga sempat memberikan arahan kepada kepala desa dan bendesa adat.(ris)

BACA JUGA:  Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Perairan Pantai Kedonganan