Aniaya Terduga Pencuri Helm Hingga Tewas, 3 Jagabaya Kuta dan 1 Orang Jadi Tersangka

Tersangka aksi kekerasan hingga korban meninggal dunia. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Tiga oknum petugas Jagabaya Kuta dan satu orang lagi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan hingga mengakibatkan Mohammad Lutfi (25) di depan Monumen Ground Zero, Kuta, Badung.

“Para tersangka ada yang menendang, memukul, menginjak dan memegangi korban saat kejadian,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan, Kamis (6/2/2020) di Mapolsek Kuta.

Para tersangka yang dijadikan tersangka yakni I Wayan Mahendra alias Hendra (26), I Wayan Widarta (48), Wayan Sudanta (37) dan I Wayan Miasa (39).

Akibat kekerasan, korban yang berasal dari Jember, Jawa Timur dan tinggal di Mengwi, Badung ini mengalami pendarahan di bagian leher hingga kepala. Korban akhirnya meninggal di rumah sakit.

Kasus kekerasan berawal saat korban diduga mencuri helm di Jalan Raya Legian, Kuta, Badung, Jumat (31/1/2020). Korban lalu dibawa ke pos depan Monumen Ground Zero.

Di sana korban yang terlihat hanya mengenakan celana pendek warna merah tanpa memakai baju dipukul dan ditendang oleh para pelaku.

Terkait dugaan pencurian, Kapolresta menyatakan bahwa dari hasil penyelidikan pihaknya tidak menemukan indikasi jika korban mencuri seperti yang dituduhkan.

“Saya berpersan kepada masyarakat atau siapapun, jika mendapati pelaku pencurian atau apapun juga, jangan main hakim sendiri tapi serahkan kepada pihak berwajib,” pesannya.

Para tersangka dijerat Pasal 170 ayat (2) ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.(agw)

BACA JUGA:  Nekat Lakukan Aborsi, Luki dan Mega Meringkuk 3,5 Tahun di Penjara