Antisipasi Virus Corona, Petugas Bandara Ngurah Rai Wajib Gunakan APD Selama Bertugas

Salah satu petugas di Bandara Ngurah Rai kenakan APD. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Setelah sebelumnya menyiapkan masker yang diberikan kepada seluruh petugas operasional bandar udara sebagai langkah antisipasi dan pencegahan terhadap penyebaran virus corona baru (Novel Coronavirus/2019-nCoV), pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali mengambil langkah baru.

“Kali kami mewajibkan para petugas untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) mulai dari kacamata pelindung (goggles), masker N95, sarung tangan, serta cairan pembersih tangan atau hand sanitizer,” kata Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Arie Ahsanurrohim saat dikonfirmasi, Selasa (4/2/2020).

Hal tersebut merupakan implementasi dari keputusan rapat Komite FALNAS (Komite Nasional Fasilitasi Udara) yang dilaksanakan, Rabu (29/1/2020) di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta.

Dijelaskan, penggunaan APD kepada petugas operasional selama mereka bertugas di bandar udara, dan mulai diterapkan secara bertahap sejak tanggal 23 Januari lalu sebagai langkah serius pencegahan dan antisipasi penyebaran virus corona

“Penggunaan APD sudah kami laksanakan mulai kemarin hingga waktu yang belum ditentukan. Untuk masker, kami sudah wajibkan menggunakan masker N95 yang memiliki standar medikal,” terang Arie.

Menurutnya, jumlah APD yang disediakan disesuaikan dengan kebutuhan jumlah personel. Untuk masker N95 disediakan sebanyak 3.000 buah, dan untuk sarung tangan disediakan sebanyak 2.000 pasang. Tentunya APD tersebut telah memenuhi standar medis yang dipersyaratkan.

“Sebelumnya, kami telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dengan menempatkan alat pendeteksi suhu tubuh atau thermal scanner di Terminal Kedatangan Internasional. Khusus penumpang penerbangan dengan rute dari China juga kami sediakan flow khusus, dan masih kami implementasikan hingga saat ini,” beber Arie.

BACA JUGA:  Gubernur Koster: 20 Ribu Wisman Sudah Booking Hotel di Bali pada November 2021

Untuk mengantisipasi adanya penumpang, terutama dari rute internasional, yang diduga terpapar virus corona, PT Angkasa Pura I (Persero) telah menyediakan ruang wawancara (holding room) untuk wawancara lebih lanjut terhadap penumpang yang diduga terpapar.

Ruangan tersebut digunakan oleh petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk melakukan wawancara terhadap penumpang yang memperlihatkan tanda terpapar virus setelah melewati proses pemindaian suhu tubuh oleh mesin thermo scanner. (agw)