BPJS Telat Bayar Tagihan, Keuangan RSU Klungkung Seret

Bupati Klungkung Nyoman Suwirta saat memanggil Kesuma bersama Sekda Gede Putu Winastra ke rumah jabatan bupati.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Dirut Rumah Sakit Umum (RSU) Klungkung Nyoman Kesuma menuding BPJS Kesehatan sering telat melunasi klaim RSU. Kondisi ini menyebabkan keuangan RSU Klungkung seret. Buntutnya, uang jasa pelayanan (jaspel) pegawai belum terbayarkan selama tiga bulan, periode Oktober hingga Desember 2019, totalnya mencapai Rp 6 miliar. “Jaspel pegawai belum bisa dibayarkan karena RSU tidak ada dana. BPJS kan sering telat pembayarannya,” kata Kesuma, Minggu (2/2/2020).

Padahal menurutnya, sumber pembayaran jaspel sebagian besar dari pelayanan kepada pasien pemegang kartu BPJS. Sebab, selama pasien RSU Klungkung didominasi oleh pasien BPJS. ” Pasien umum jumlahnya hanya 10 persen,” imbuh Kesuma.

Masalah ini mengundang perhatian Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Ia mendadak memanggil Kesuma bersama Sekda Gede Putu Winastra ke rumah jabatan bupati, Minggu (2/2/2020). Suwirta menyarankan agar Kesuma membayarkan tunggakan jaspel menggunakan dana talangan bersumber dari pinjaman bank. Karena langkah itu menurut Suwirta dibenarkan oleh aturan.

“Sisa pembayaran jaspel lagi 3 bulan, langsung saya tugaskan direktur segera menuntaskan pembayarannya dengan mensingkronisasikan sesuai aturan yang berlaku agar tidak ada tunggakan jaspel lagi,” ujar Suwirta seraya menambahkan mulai awal 2020 penghitungan jaspel mengunakan sistim elektronik.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bali Timur Endang Triana Simanjuntak tak menampik pembayaran tagihan RSU Klungkung agak telat. Tapi itu sudah disampaikannya lebih awal. Endang beralasan pembayaran klaim memerlukan proses administrasi.

“Klaim masuk, diverifikasi dalam waktu 14 hari untuk kemudian dibayarkan setelah dokumen klaim dinyatakan lengkap dan berita acara ditanda tangani oleh rumah sakit dan BPJS Kesehatan,” tandas Endang. BPJS bukan tanpa solusi atas persoalan ini. Guna membantu percepatan penerimaan pembayaran klaim, RSU Klungkung disarankan memanfaatkan fasilitas program pembiayaan tagihan faskes mitra BPJS Kesehatan ( Supply Chain Financing).

BACA JUGA:  Mendikbudristek Tegaskan PTM Terbatas Bukan Sekolah Seperti Biasa

“Kami berharap RSUD dapat menggunakan mekanisme SCF tersebut seperti rumah sakit di beberapa daerah. Kami siap sepenuhnya membantu proses penyiapan adminstrasi SCF tersebut,” kata Endang. (riz)