Miliki Kokain, Perempuan Asal Rusia Diadili di PN Denpasar

Terdakwa Tatiana Firsova asal Rusia usai jalani sidang di PN Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Seorang perempuan warga negara Rusia bernama Tatiana Firsova (37) diseret ke pengadilan atas kasus kepemilikan narkotika jenis kokain. Sebelumnya terdakwa ditangkap oleh petugas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) NP, Widyaningsih menyatakan bahwa terdakwa tidak memiiki ijin dari pihak berwenang memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan terhadap satu kemasan tabung transaparan berisi serbuk putih mengandung narkotika jenis kokain.

“Perbuatan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 127 Ayat (1) Huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” sebut jaksa dalam dakwaan dihadapan majelis hakim yang dipimpin hakim Esthar Oktavi, Kamis (30/1/2020) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Diuraikan, terungkapnya kasus berawal dari kedatangan terdakwa dengan menggunakan pesawat Qatar Airways QR 962 rute Doha-Denpasar, Rabu (16/10/2019) sekitar pukul 19.30 WITA.

Ketika melewati pintu pemeriksaan, petugas dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Madya Pabean Ngurah Rai merasa curiga dengan gerak-gerik pemilik paspor dengan nomor 654079229 ini.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan satu kemasan tabung berisi serbuk putih dari dalam jaket abu-abu dengan merk Victoria Sport milik terdakwa.

Terdakwa beserta barang bukti lalu diserahkan ke Sat Resnarkoba Polresta Denpasar guna proses hukum lebih lanjut. Setelah dilakukan penimbangan, kokain yang dibawa terdakwa memiliki berat 0,14 gram netto.

Disebutkan pula dalam dakwaan, berdasarkan laporan hasil asesmen medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar tanggal 12 Desember 2019, dengan kesimpulan terdakwa adalah seorang penyalahguna narkotika jenis kokain.

“ Kokain digunakan untuk menghilangkan stres, depresi jika ada masalah. Terdakwa mengalami ketergantungan narkotika jenis kokain dengan pola penggunaan rutin/teratur,” sebut jaksa. (sar)

BACA JUGA:  PT Denpasar Beri "Diskon" Hukuman untuk Jerinx, Divonis 10 Bulan