Bule Amerika, Pemilik Ganja Cair Dituntut 1 Tahun Penjara

Terdakwa Britt Rodney Kennard (81), warga Amerika Serikat diadili di PN Denpasar atas kepemilikan ganja cair. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Bule Amerika bernama Britt Rodney Kennard (81) yang kedapatan memiliki ganja cair, pada sidang Kamis (30/1/2020) dituntut hukuman 1 tahun penjara. Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Wayan Sutarta menyatakan terdakwa terbukti bersalah menyalahgunakan narkotika bagi dirinya sendiri.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU narkotika. ”Terdakwa tanpa hak atau melawan hukum menyalahgunakan narkotika golongan I bagi dirinya sendiri. Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun,” tegas jaksa Kejati Bali itu.

Mendengar tuntutan jaksa itu, terdakwa yang mengaku menggunakan ganja karena sakit sakitan langsung mengajukan pembelaan secara lisan. Melalui penerjemah Wayan Ana, terdakwa memohon keringanan hukuman.

“Terdakwa meminta kepada hakim mengampuni perbuatannya dan terdakwa ingin sembuh dari sakit leher bagian belakangnya sehingga menggubakan obat terlarang itu.” kata terdakwa melalui penerjemahnya.

Setelah mendengar pembelaan atau pledoi terdakwa itu, hakim memutuskan sidang agenda putusan dilanjutkan pada 6 Februari 2020.

Ikhwal terdakwa ditangkap, berawal dari 25 September 2019 sekira pukul 11.30 Wita. Saat itu mendatangi Kantor Pos Indonesia di Jalan Raya Puputan Denpasar untuk mengambil sebuah paket barang kiriman dari Amerika Serikat. Selanjutnya terdakwa mengambil da membawa barang berupa satu buah kardus wama coklat tertempel karal keluar dari Kantor Pos Cabang Renon.

Namun, begitu keluar dari kantor pos tersebut terdakwa langsung ditangkap dan dilakukan penggeledahan oleh petugas kepolisian Polda Bali. Ternyata di dalam kardus didalamnya berisi empat buah ampul kaca berwarna bening berisi calran berwarna kuning jenis Tetrahydrocannabinol (THC) dan dua buah alat isap.

BACA JUGA:  Divonis 6 Tahun, Penjual Buah yang Cabuli Bocah 13 Tahun Menangis di Hadapan Hakim

Sutarta mengatakan, berdasarkan setelah dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris Kriminalistik Laboratorium Forensik Cabang Denpasar disimpulkan bahwa barang bukti berupa cairan warna kuning tersebut adalah benar mengandung sediaan Ganja.

Hal itu terdaftar dalam Narkotika Golongan I (satu) nomor urut 8 Lampiran I Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan barang bukti berupa cairan warna kuning/urine tidak mengandung bahan narkotika dan/atau psikotropika. (sar)