Bermodal Puluhan Kunci dan Obeng, Perampok Jaringan Palembang Sasar Rumah Kosong

Kompoltan perampok jaringan Palembang yang acapkali menyasar rumah kosong. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Puluhan anak kunci dan alat-alat seperti obeng disita polisi saat menangkap empat orang perampok rumah kosong jaringan Palembang, Sumatera Selatan bernama Andri (39), Ardimansyah (39), Hartoyo (29) dan Delly Wijaya (28).

“Kunci-kunci tersebut mereka bawa dari Palembang. Sementara alat-alat lain ada yang dibeli di Bali,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya saat dikonfirmasi terkait keberadaan kunci yang diamankan dari pelaku rampok, Kamis (30/1/2020).

Puluhan kunci yang dibawa para pelaku kemudian digunakan untuk membuka pintu rumah. Jika seluruh kunci tidak ada yang cocok, pelaku akan menggunakan alat lain seperti obeng untuk mencongkel.

Terkait sasaran, keempat pelaku yang betis kakinya ditembak petugas karena mencoba kabur dan melakukan perlawanan saat ditangkap ini lebih cenderung menyasar rumah-rumah kosong.

“Pelaku melakukan aksinya secara random. Jadi ketika mengetahui rumah dalam keadaan kosong, mereka akan masuk, membuka pintu dengan kunci yang dibawa. Setelah itu mereka mengambil barang-barang milik korban,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan keterangan tiga orang korban masing-masing bernama Joshua Jacometti (22) Benny (30) dan Corneliske Josephine De Ruiter (55), mereka mengaku menderita kerugian sekitar Rp175 juta.

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Denpasar meringkus empat orang perampok bernama Andri (39), Ardimansyah (39), Hartoyo (29) dan Delly Wijaya (28) di sebuah penginapan di Jalan Benesari, Kuta, Badung, Selasa (20/1/2020).

Kepada polisi, pelaku yang tiba di Bali pada bulan Desember 2019 ini mengaku tiga kali menjarah barang-barang dari dalam rumah di wilayah Denpasar Selatan ketika ditinggal penghuninya pergi. (agw)

BACA JUGA:  Dikunjungi Ketua PN Denpasar, Kapolresta Minta Pelaku Narkoba Dihukum Berat