Warga Rusia Tanam Ganja yang Tertangkap di Jimbaran Menutup Diri dengan Warga

Tersangka terlihat cengar cengir saat ditunjukkan ke awak media. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Polisi menggerebek sebuah rumah di Jalan Jaya Sari nomor 23 Jimbaran, Kuta Selatan, Badung yang dihuni sepasang warga asing asal Rusia, Iurii Chernov (31) dan kekasihnya bernama Mishel Kvara Tskheliya (27).

Rumah tersebut digerebek petugas dari Satreskoba Polresta Denpasar karena dijadikan home industri penanaman pohon ganja oleh pelaku.

“Di sana kita amankan enam toples berisi ganja dengan berat bersih 710 gram. Tersangka menanam ganja dengan cara hidroponik dikolaborasikan dengan sistim media tanah dan serbuk kayu di dalam pot,” terang Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan, Senin (27/1/2020) di Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

Menurut warga setempat bernama Motel (42), selama tinggal di rumah tersebut pelaku tertutup dan tidak pernah bersosialisasi dengan warga setempat atau tetangga.

“Yang membuat jengkel kalau naik motor ngebut, ga mikir ada anak-anak,” ucapnya saat ditemui.

Motel yang rumahnya hanya sekitar 30 meter dari rumah yang dikontrak pelaku menerangkan, tiap malam pelaku bersama teman-temannya sesama warga asing kumpul.

Tidak jelas apa yang dilakukan, hanya saja pelaku menghidupkan musik dengan suara sangat keras sembari teriak-teriak.

“Rumah itu dikontrak sejak dua tahun lalu. Satu tahunnya Rp50 juta. Yang punya rumah masih keluarga saya,” jelasnya.

Ia juga mengatakan pernah mengadukan perilaku pelaku ke aparat desa setempat namun tidak pernah ada tindakan. Ketika ditanya terkait penangkapan, pria yang sehari-hari membuka warung ini mengaku tidak mengetahui.

Sebelumnya, pengungkapan kasus berawal informasi dari masyarakat bahwa ada warga Rusia menanam serta mengedarkan ganja di seputar wilayah Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

Hasil penyelidikan diketahui tersangka tinggal di sebuah rumah kontrakan di Jalan Jaya Sari nomor 23 Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Setelah cukup bukti, polisi kemudian melakukan penggerebekan di rumah yang ditempati tersangka, Rabu (22/1/2020) sekitar pukul 13.15 WITA.

BACA JUGA:  Pesan Narkoba dari Luar Negeri, Bule Prancis Dijebloskan ke Sel

“Tersangka yang sudah dua tahun tinggal di TKP mengaku memanen ganja setiap tiga bulan sekali. Satu kali panen beratnya mencapai 6 kilogram. Ganja tersebut kemudian dijual kepada warga asing yang tinggal di Bali,” beber Kombes Ruddi Setiawan.

Dari dalam rumah, petugas menemukan enam toples berisi ganja dengan berat bersih 710 gram, 14 pot berisi bibit tanaman ganja, 14 kecambah dalam mangkok kaca kecil, dua timbangan elektrik, satu cerobong, sebuah alat pres, satu lampu UV, sebuah saringan dan barang lain yang digunakan pelaku menanam ganja. (agw)