Warga Rusia Tanam Ganja, Polisi Sebut Sekali Panen Dapat 6 Kilogram

Tersangka berserta barang bukti yang diamankan petugas kepolisian. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Satreskoba Polresta Denpasar mengungkap kasus home industri penanaman pohon ganja yang dilakukan warga negara asing asal Rusia, Iurii Chernov (31) dan kekasihnya bernama Mishel Kvara Tskheliya (27).

“Tersangka menanam ganja dengan cara hidroponik dikolaborasikan dengan sistim media tanah dan serbuk kayu di dalam pot,” terang Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan, Senin (27/1/2020) di Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

Pengungkapan kasus berawal informasi dari masyarakat bahwa ada warga Rusia menanam serta mengedarkan ganja di seputar wilayah Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

Hasil penyelidikan diketahui tersangka tinggal di sebuah rumah kontrakan di Jalan Jaya Sari nomor 23 Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

Setelah cukup bukti, polisi kemudian melakukan penggerebekan di rumah yang ditempati tersangka, Rabu (22/1/2020) sekitar pukul 13.15 WITA.

“Kita dua minggu memantau aktivitas tersangka, hingga akhirnya melakukan penggerebekan,” kata Kapolresta.

Kepada polisi, tersangka yang sudah dua tahun tinggal di TKP mengaku memanen ganja setiap tiga bulan sekali. Sekali panen beratnya dapat mencapai 6 kilogram.

“Ganja tersebut kemudian dijual kepada warga asing yang tinggal di Bali,” beber Kombes Ruddi Setiawan.

Dari dalam rumah, petugas menemukan enam toples berisi ganja dengan berat bersih 710 gram, 14 pot berisi bibit tanaman ganja, 14 kecambah dalam mangkok kaca kecil, dua timbangan elektrik, satu cerobong, sebuah alat pres, satu lampu UV, sebuah saringan dan barang lain yang digunakan pelaku menanam ganja.

Tersangka dijerat pasal 111 ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda Rp8 miliar. (agw)

BACA JUGA:  Aksi Keprok Mobil Kembali Terjadi, Warga Denpasar Alami Kerugian Jutaan Rupiah