Sepulang dari China, Pramugari yang Dirawat di RSUD Tabanan Dinyatakan Bebas Virus Corona

Ilustrasi virus corona.

Beritabalionline.com – Kepala Dinas Kesehatan Tabanan Nyoman Suratmika menegaskan bahwa pramugari yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tabanan tidak terinfeksi virus corona.

“Dari pemeriksaan dan observasi yang dilakukan tim dokter RSUD Tabanan terhadap pramugari tersebut, hasilnya pramugari ini didiagnosa bronchitis,” katanya yang dikonfirmasi wartawan, pada Senin (27/1/2020), menanggapi  pasien yang masuk ke RSUD Tabanan pada Minggu (26/1/2020) malam.

Pramugari yang tiba dari China pada Minggu (26/1/2020) itu menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Denpasar sebelum dibawa ke RSUD Tabanan.
​​​​​​​
“Pramugari ini baru saja terbang ke China pada 24-25 Januari 2019, lalu baru pulang ke Bali. Sepulang dari China itulah, pasien mengeluh batuk dan pilek sehingga diperiksa hingga akhirnya dirujuk ke RSUD Tabanan,” kata Nyoman.

Menurut dia, pasien itu dirujuk ke RSUD Tabanan karena diduga terjangkit virus corona. Dokter RSUD Tabanan kemudian melakukan observasi dan pemeriksaan lanjutan.

“Hasilnya pramugari ini didiagnosa bronchitis. Sampai saat ini, kondisinya mulai membaik. Jika kondisi tersebut stabil, maka dua sampai tiga hari kedepan pasien sudah diperbolehkan pulang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pada Senin (27/1/2020) mengumpulkan jajarannya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

​​​​​​​”Kepulauan Nusa Penida wajib meningkatkan kewaspadaan terkait wabah ini, mengingat Kepulauan Nusa Penida saat ini menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara, terutama dari China. Meskipun belum terjadi di Bali, tapi kita tidak boleh terlena,” pesan Suwirta. (tra)

BACA JUGA:  Gubernur Bali Terbitkan SE untuk Lindungi Petani Garam