Tak Hanya Rampas Barang, Pelaku Begal ABG Juga Nekat Aniaya Korban

Pelaku dan barang bukti yang diamankan polisi. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Kasus begal yang selama ini meresahkan masyarakat Denpasar diungkap Satreskrim Polresta Denpasar. Pelakunya belasan anak baru gede (ABG) dan masih berstatus pelajar.

“Iya masih dalam penyelidikan,” kata Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhammad Nurul Yaqin di Denpasar, Kamis (23/1/2020).

Informasi dirangkum, penangkapan terhadap para pelaku berawal adanya laporan korban berinisial RM (23) yang menjadi korban begal saat melintas di Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar Barat, Minggu (19/1/2020) dini hari.

Tim Resmob Satreskrim Polresta Denpasar dengan dipimpin Kanit Jatanras Iptu I Made Yudistira yang melakukan penyelidikan di sekitar TKP mendapati jenis kendaraan dan nomor polisi kendaraan yang digunakan pelaku.

Tak lebih dari 24 jam, salah satu pelaku berinisial AS (15) akhirnya diringkus di rumahnya di seputaran Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Senin (20/1/2020) dini hari. Dari hasil interogasi, pelaku mengaku menjalankan aksinya bersama teman-temannya.

Berbekal keterangan AS, satu persatu temannya ditangkap dan dibawa ke Mapolresta Denpasar.

“Dugaan sementara, mereka ini merupakan pelaku begal yang sering beraksi di seputaran wilayah Denpasar Barat,” bisik sumber di lapangan.

Sumber mengatakan, tidak hanya merampas, jika korban melakukan perlawanan, para pelaku yang dikabarkan masih berstatus pelajar ini tidak segan-segan menganiaya korban.

“Modusnya, pelaku menggunakan beberapa sepeda motor sambil berboncengan. Ketika ada korban, mereka langsung memepetnya dan meminta barang yang dibawa oleh korban. Jika melawan, korban dipukul oleh pelaku,” kata sumber.

Bahkan salah satu korban ada yang mengalami kerugian kurang lebih Rp22 juta karena tasnya dirampas para pelaku. Dari tangan pelaku yang berusia mulai dari 14 hingga 17 tahun ini, diamankan puluhan unit handphone berbagai merk.

BACA JUGA:  Kuasa Hukum Jerinx Ajukan Permohonan Pergantian Majelis Hakim

“Nanti kalau sudah selesai pemeriksaan rencananya akan dirilis,” kata Iptu Andi Muhammad Nurul Yaqin. (agw)