Menko Polhukam: Kasus Jiwasrayaya dan Asabri Diusut Tuntas, Tak Bisa Dibelokkan ke Perdata

Menko Polhukam Mahfud MD.

Beritabalionline.com – Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, kasus Jiwasraya dan Asabri terus diusut tuntas, termasuk jalur hukumnya. Hal ini disampaikannya usai melakukan pertemuan dengan Jaksa Agung di kantornya secara tertutup.

“Itu jalur hukum tetap berjalan. Jadi Kejaksaan Agung sudah menyampaikan tadi. Detail-detail, langkah yang sudah dilakukan,” kata Mahfud di kantornya, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Sehingga, masih kata dia, jika sudah masuk ke dalam hukum pidana, maka tak bisa dibelokkan pada perdata.

“Dan di dalam hukum itu, hukum pidana ada jalurnya sendiri. Kalau sudah masuk ke ranah hukum pidana, tentu tidak bisa dibelokkan ke perdata, kalau memang ada unsur pidananya,” ungkap Mahfud.

Karena itu, masih kata dia, pihaknya meminta agar seluruh pihak sabar menunggu. “Semua pihak supaya menunggu,” katanya.

Sementara itu, Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin dari hasil pembahasan soal kasus Asabri, dirinya mengaku pihaknya tak menangani kasus tersebut. Karena, sudah ada pihak lain yang menangani kasus tersebut.

Sayangnya, Burhanuddin tak menyebutkan pihak mana yang diberikan tugas untuk menyelesaikan kasus Asabri

“Enggak, Asabri sudah ada yang ambil,” ungkapnya. (itn)

BACA JUGA:  Bayi Usia 4 Bulan di Gorontalo Dicekoki Miras Oleh 6 Pemuda