Pembangunan Proyek Segitiga Emas, Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul, Nusa Penida Dimulai Maret

Dirjen Perhubungan Darat, Kementrian Perhubungan, Budi Setiyadi didampingi Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat mengecek lokasi proyek Pelabuhan Segitiga Emas (foto : istimewa)

Beritabalionline.com – Pemerintah Kabupaten Klungkung, berencana untuk membangun Pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul yang merupakan bagian dari pembangunan Proyek Segitiga Emas mulai Maret mendatang. Terkait hal ini Bupati I Nyoman Suwirta melakukan sosialisasi tentang kedua pelabuhan tersebut kepada masyarakat di Nusa Lembongan pada Senin (20/1/2020).

Bupati Klungkung melakukan sosialisasi rencana pembangunan kedua pelabuhan itu di Kantor Camat Nusa Penida. Suwirta didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung I Nyoman Sucitra, demikian siaran pers dari Humas Pemkab Klungkung, pada Selasa (21/1/2020).

Sosialisasi itu juga dihadiri rombongan BPTD Wilayah XII yang dipimpin Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII Provinsi Bali dan Provinsi Nusa Tenggara Barat Zulmardi, Camat Nusa Penida Komang Widiasa Putra, dan pedagang, pemilik usaha dan masyarakat sekitar pelabuhan.

Dalam kesempatan itu, Kepala BPTD Wilayah XII Provinsi Bali dan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Zulmardi, ATD, MM, meminta masyarakat, pedagang, dan pemilik usaha di sekitar pelabuhan untuk memaklumi dampak yang terjadi bila pembangunan pelabuhan itu dimulai.

“Mari dukung program inisiatif dari Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, jangan sampai dana alokasi yang sudah diberikan oleh pemerintah pusat menjadi sia-sia, karena itu masyarakat Nusa Penida perlu mendukung pembangunan pelabuhan agar berjalan lancar,” katanya.

Ia menyatakan bila tidak ada halangan, pada Maret sudah mulai ada proses pembangunan kedua pelabuhan itu. “Pengalaman saya bekerja di pemerintahan pusat itu belum pernah ada dua alokasi pendanaan infrastruktur pada satu tempat selesai dalam waktu satu tahun,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meyakini Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Pemkab sudah memikirkan baik-buruknya dampak yang diterima masyarakat di sektor perekonomian maupun sektor lainnya, terkait pembangunan kedua pelabuhan itu.

BACA JUGA:  Pasien Positif Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 78 Orang, Sembuh 19

“Karena itu, masyarakat Nusa Penida perlu mendukung program pembuatan pelabuhan yang akan menguntungkan mereka juga,” kata bupati.

Bahkan, Suwirta menyatakan hasil pengerukan dalam proses pengerjaan pelabuhan itu akan dimanfaatkan untuk pembuatan panggung seni di Ceningan.

Disela-sela sosialisasi itu, Bupati Suwirta menyempatkan diri melakukan peninjauan terhadap infrastruktur jalan lingkar di Nusa Ceningan, untuk menjamin kenyamanan dalam berkendara di Wilayah Nusa Ceningan. Saat itu, Bupati didampingi Camat Nusa Penida Komang Widiasa Putra.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman Pemerintah Klungkung, Ida Bagus Gede Eka Putra, menambahkan area jalan terkait pembangunan jalan melingkar itu akan diperlebar minimal 7 meter, sedangkan lebar jalan di Nusa Ceningan saat ini kurang lebih berukuran 3 meter.

Oleh karena itu, Bupati Klungkung meminta masyarakat di Nusa Ceningan agar mendukung program pelebaran jalan dan diharapkan pemilik maupun penyewa tanah juga merelakan tanahnya sepanjang 2 meter pada bagian kanan dan kiri jalan pada jalur pelebaran jalan melingkar itu. *tra