Petugas BNNP Bali Bekuk Pelatih Surfing, Amankan 27 Kilogram Ganja

Pelaku beserta paket ganja yang diamankan petugas BNNP Bali. (foto : Agung Widodo/Beritabalionline.com)

Beritabalionline.com – Petugas BNNP Bali menangkap pria bernama Criswandy (28). Pelatih surfing ini dibekuk petugas saat mengambil paket berisi ganja dari kantor jasa pengiriman barang di seputaran Jalan Raya Canggu, Kuta Utara, Badung.

“Dari tersangka kita mengamankan barang bukti ganja seberat 30,39 kilogram bruto atau 27,97 gram netto,” terang Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa di Kantor BNNP Bali, Jalan Kamboja nomor 8, Denpasar Timur, Senin (20/1/2020).

Untuk pengembangan, tersangka digelandang ke kosnya di Jalan Tanah Barak, Banjar Canggu, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung. Di sana kembali ditemukan tiga paket ganja dengan berat 1,26 kilogram.

Kepala BNNP Bali menerangkan, awal pengungkapan berawal adanya informasi bahwa akan ada kiriman paket ganja dari Medan, Sumatera Utara ke Bali melalui kantor jasa pengiriman barang.

Berbekal informasi dan tanggal paket kiriman datang, petugas melakukan penyanggongan di seputaran kantor ekspedisi, Kamis (16/1/2020) sekitar pukul 14.00 WITA. Tak berselang lama, pelaku datang mengendarai mobil untuk mengambil paket.

Ketika pelaku hendak pergi, petugas yang dari awal telah mengawasi langsung meringkusnya. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan kardus besar didalamnya berisi 25 plastik warna merah dan 25 plastik warna coklat berisikan daun ganja.

“Jadi ganja ini berasal dari Aceh, kemudian dibawa ke Medan. Dari sana baru dikirim ke Bali. Untuk mengelabuhi petugas, kardus ditulis berisikan pakaian bekas,” beber Brigjen Pol. Suastawa.

Untuk satu kilogram ganja, pelaku rencananya menjual kembali dengan harga Rp10 juta sampai Rp15 juta. Namun belum sempat diedarkan, pelaku sudah dibekuk petugas.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 114 ayat (2) atau pasal 111 ayat (2) Undang-undang RI.No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (agw)

BACA JUGA:  Korupsi Upah Pungut, Perbekel Pemecutan Dituntut 16 Bulan Penjara