Bupati Gianyar Pantau Pemilihan Kepala Desa Serentak

Bupati Gianyar I Made Mahayastra pantau pemilihan kepala desa serentak dan mendatangi beberapa tempat pemungutan suara (TPS).(foto: ist)

Beritabalionline.com – Bupati Gianyar I Made Mahyastra memantau pemilihan kepala desa, atau perbekel yang dilakukan serentak di kabupaten tersebut, sebagai bagian dari demokrasi dan pendidikan demokrasi di “akar rumput”.

Dari hasil pemantauan, Bupati Mahayastra mengatakan tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan perbekel (Pilkel) ini sangat bagus dengan tingkat kehadiran yang tinggi. Bahkan, di beberapa TPS pada saat dikunjungi sudah hampir mencapai 90 persen.

“Antusias masyarakat bagus, tingkat kehadiran tinggi, situasi tenang, nyaman semua senyum, sehingga sebentar lagi sudah ada calon kepala desa terpilih yang akan memimpin desanya enam tahun ke depan,” kata Mahayastra saat meninjau langsung pemilihan perbekel, di Gianyar, Minggu (19/1/2020).

Hal itu menunjukkan kepala daerah kabupaten Gianyar itu menaruh perhatian serius terhadap pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) yang berlangsung di sejumlah desa di Kabupaten Gianyar.

Bersama Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana, Wakil Bupati Gianyar, AA Gde Mayun, Sekdakab Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, Wakil Ketua DPRD Gianyar, I Gusti Ngurah Anom Masta serta beberapa pimpinan OPD (organisasi pemerintahan daerah), Bupati Mahayastra melakukan pemantauan langsung pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah TPS.

Pemantauan langsung dilakukan guna memastikan proses pelaksanaan Pilkel serentak di 29 Desa dari 64 Desa yang ada di Kabupaten Gianyar dapat berlangsung aman dan damai sehingga mampu menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

“Untuk mengetahui hitung cepat dari hasil Pilkel ini, kami sudah menyiapkan perangkat serta sumber daya manusia termasuk aplikasinya, sehingga begitu dibuka, maka hasil dari penghitungan suara di masing-masing desa sudah dapat dilihat,” tambah bupati.

Mahayastra berharap setelah pelaksanaan Pilkel ini tidak ada lagi istilah yang kalah dan menang. Namun yang ada adalah yang diberi kesempatan untuk mengabdi kepada desanya.

BACA JUGA:  Sejumlah Artis Ibu Kota Ikut Vaksinasi di RSAD Udayana

“Yang terpilih, perlu akomodasi program-program calon yang tidak terpilih. Satukan, sesuaikan dengan visi misi Gianyar Aman,” imbuh Mahayastra.

Untuk menyelaraskan pembangunan di Kabupaten Gianyar, Bupati Mahayastra juga berencana mengumpulkan Kepala Desa terpilih untuk menyatukan visi dan misi kepala desa terpilih dengan visi misi Gianyar Aman. Dengan demikian pembangunan di Gianyar betul-betul berada dalam satu jalur pembangunan.

 “Kita akan kumpulkan, tidak ada ada istilah kalah dan menang. Yang ada adalah yang diberi kesempatan untuk mengabdi kepada desanya,” kata Mahayastra.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Gianyar, Dewa Ngakan Ngurah Adi mengatakan, Pilkel dilaksanakan di 29 desa dengan jumlah calon perbekel sebanyak 77 orang, dan jumlah pemilih sesuai DPT adalah 160.970 jiwa.(yes)