Remas ‘Burung’ Pacar, Wanita Asal Jakarta Dituntut Hukuman Percobaan

Terdakwa Rekha Margaretha di PN Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Rekha Margaretha (19) yang nekat meremas kemaluan pacarnya, akhirnya terhindar dari hukuman penjara. Pasalnya, pada sidang, Senin (13/1/2020) oleh jaksa yang bersangkutan hanya dituntut hukuman percobaan selama 8 bulan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Gede Juliarsana di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi dalam amar tuntutannya menyataka terdakwa terbukti bersalah melakukan tidak perdana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan, dan memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara penjara selama 4 bulan dengan masa percobaan 8 bulan,” tegas JPU dalam surat tuntutannya.

Atas tuntutan itu, terdakwa yang selama menjalani proses persidangan tidak ditahan, melalui kuasa hukumnya sepakat akan mengajukan pembelaan secara tertulis pada sidang selanjutnya.

Sementara itu sebagaimana dalam dakwaan jaksa terungkap, kasus yang menyeret Rekha Margaretha sebagai terdakwa ini berawal saat saksi korban ST (juga terdakwa dalam berkas lain) mengajaknya masuk ke dalam kamar.

Saat berada dalam kamar, saksi korban tidur dilantai dengan posisi terlentang. Entah kenapa, terdakwa tiba-tiba mendekat dan langsung meremas kemaluan korban hingga korban kesakitan dan langsung manampar terdakwa.

Tamparan korban mengenai bibir terdakwa. Terdakwa yang mendapat perlawanan mengambil sebuah besi bekas tralis sepanjang 70 cm yang kemudian digunakan mengahajar saksi korban.

“Saat terdakwa memukul saksi korban dengan menggunakan besi, korban sempat membalas dengan memukul wajah terdakwa,” sebut jaksa dalam surat dakwaannya yang dibacakan di hadapan majelis hakim dan juga terdakwa.

Terdakwa juga sempat menggigit ibu jari korban hingga berdarah. Atas perbuatan ini, terdakwa dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP. Dalam menghadapi perkara ibu, terdakwa hanya dikenakan tahanan rumah. (sar)

BACA JUGA:  Motif Pelaku Habisi Nyawa Cewek BO karena Ingin Kuasai Harta Korban