Ancaman Hukuman Ringan, Bule Amerika Penabrak Pengendara Motor Tidak Ditahan

Bule pengendara mobil Mitsubishi Expander saat diamankan di kantor polisi. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Meski telah ditetapkan menjadi tersangka, bule asal Amerika Serikat bernama Ryan Mattew (49) yang menabrak beberapa pengendara motor di Jalan Raya Uluwatu, Kuta Selatan, Badung tidak ditahan.

“Memang sudah ditetapkan sebagai tersangka, tapi karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun, tidak dilakukan penahanan karena pidananya ringan,” kata Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistiyo Utomo, Sabtu (11/1/2020) di Denpasar.

Kasat mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan pascakejadian. Bahkan polisi mendatangi rumah tersangka di seputaran Uluwatu, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung.

Terkait dugaan tersangka mengkonsumsi narkoba saat berkendara, AKP Adi Sulistiyo mengaku pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan di laboratorium.

“Tersangka sudah bisa diajak komunikasi, dari pihak keluarga tersangka juga sudah datang,” jelasnya.

Sebelumnya, tersangka yang mengendarai Mitsubishi Expander warna putih dengan nomor polisi DK 1422 FAE menabrak pengendara motor bernama Ketut Margiana (26) yang berboncengan dengan Kadek Parwata (46) di Jalan Raya Uluwatu, Kuta Selatan, Badung, Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 23.30 WITA.

Bukannya berhenti, bule yang sudah 5 tahun lebih tinggal di Bali ini kabur meninggalkan korban. Kurang lebih 3 kilometer, pelaku kembali menabrak pengendara sepeda motor bernama Putu Dian Pranata (47). Lagi-lagi pelaku berusaha melarikan diri.

Warga yang melihat kejadian berusaha mengejar bule yang badannya penuh tato ini. Mobil yang dikendarai pelaku akhirnya terhenti setelah menabrak pagar rumah warga.

Polisi yang datang berusaha mengamankan pelaku dari amuk warga yang terlihat emosi. Kesal, warga akhirnya melampiaskan dengan merusak mobil yang dikendarai pelaku.

“Kadek Parwata mengalami luka terbuka di kepala. Sedangkan mengalami luka robek di dagu,” kata Kasat Lantas. (agw)

BACA JUGA:  Ditemukan Sejumlah Luka, Pemilik Warung Diduga Jadi Korban Pembunuhan