Kapolsek dan Anak Buah Terlibat Peredaran Narkoba

Ilustrasi.

Beritabalionline.com – Seorang Kapolsek di Kabupaten Karo, Sumut diamankan karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu. Satu anggotanya juga diringkus akibat terlibat dalam kasus itu.

“(Yang diamankan) Kapolsek Payung berinisial SS, pangkat Iptu, dia baru dua bulan menjabat sebagai kapolsek. Dia sudah kita ganti dengan pejabat baru dua hari lalu,” kata Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Hutajulu, Jumat (10/1/2020).

Selain SS, mereka juga mengamankan Brigadir BL yang juga bertugas di Polsek Payung. Keduanya ditangkap setelah tiga pengedar sabu yang diamankan ‘bernyanyi’.

Tiga pengedar yang ditangkap yakni DK, GB dan JT. Mereka diringkus di kawasan Payung, Sabtu (28/12). Dalam pengembangan, DK ternyata mengaku mendapatkan sabu itu dari Kapolsek Payung Iptu Samson Susaei Sembiring.

“Awalnya kita amankan oknum sipil selaku bandar (DK) dengan barang bukti sabu-sabu kurang lebih 5 gram, (itu) sisanya dari pengakuannya. Ini yang kemudian oknum tersebut menyebutkan Kapolsek Payung dengan satu orang anggota polsek inisial BL pangkat brigadir,” sambung Benny.

Polres Tanah Karo pun bertindak. Mereka mendatangi Mapolsek Payung. Namun Iptu SS tidak ada di lokasi.

Iptu SS kemudian dihubungi dan diminta datang ke Mapolres Tanah Karo. “Dia datang dan kita amankan,” sebut Benny.

Pelanggaran pidana dan etik yang dilakukan Iptu SS dan Brigadir BL tengah diproses. Keduanya telah diserahkan kepada Bidang Propam Polda Sumut.

“Artinya kami tidak tebang pilih, siapa pun yang melakukan pelanggaran, apalagi personel Polri yang harusnya jadi panutan dan contoh bagi masyarakat, malah sanksinya lebih berat,” jelas Benny.

Begitupun, lanjut Benny, peran Iptu SS dan Brigadir BL dalam kasus peredaran narkotika ini masih didalami. “Untuk penanganan kita lakukan asas praduga tidak bersalah. Jadi kalau dari keterangan tersangka yang sipil inisial DK itu menyebutkan ada keterlibatannya, bagaimana selanjutnya sedang kita dalami,” tutup Benny. (itn)

BACA JUGA:  25 Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis UNS Positif Covid-19