Denfest Diharapkan Bisa Jadi Destinasi Baru bagi Turis yang Datang ke Bali

Berbagai kesenian tradisional dan modern semarakkan Pelaksanaan Denfest 2019. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Even Denpasar Festival (Denfest) yang ke-12 yang digelar pada 28-31 Desember 2019, telah berlangsung dengan lancar dan sukses. Kendati demikian, pembenahan pelaksanaan even tahunan Pemkot Denpasar ini akan terus dievaluasi  dengan melibatkan para stake holder setempat.

Pada Jumat, (10/1/2020) pelaksanaan Denfest ke-12 dievaluasis secara menyeluruh. Evaluasi dipimpin Plt. Asisten II Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya bersama Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan, pihak Bank Indonesia, TNI, Kepolisian, instansi terkait Pemkot Denpasar, wirausaha muda, dan OPD terkait bertempat di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Plt. Asisten II, Eddy Mulya mengatakan, pelaksanan Denfest tentu banyak dinamika, dari masalah lalu lintas, kantong parkir ketertiban, keamanan, tata letak, etika, bentuk fungsi, hingga makna keruangan. Sehingga setiap Denfest selalu dibentuk tim kurator bersama Pemkot Denpasar dan Desa Adat Denpasar.

Beberapa kendala yang dihadapi di lapangan telah dilakukan koordinasi dan komunikasi dengan OPD Pemkot serta pihak terkait lainnya. “Tentu harapan kita menjadikan Denfest nantinya sebagai destinasi baru pariwisata Denpasar,” ujar Eddy.

Ditambahkan, “Beberapa evaluasi yang kita lakukan bersama saat ini seperti penajaman kembali transaksi non tunai melalui aplikasi Qris, zonasi berpameran, terbangunnya ruang workshop bagi komunitas dan masyarakat, hingga keamanan dan kenyamanan pengunjung. Sehingga target event Denfest tidak semata-mata pada omzet, namun mampu membangun mitra bagi kalangan UMKM, dan mencari marketing baru”.

“Salah satu sukses Denfest adalah transaksi non tunai dan mengurangi plastik sekali pakai. Sehingga diharapkan pada pelaksanaaan Tahun 2020 nanti adanya peningkatan dalam kesatuan ruang dan waktu menjadi ruang bersama puncak kreativitas masyarakat Denpasar,” ujar dia.

BACA JUGA:  Bule Denmark Ngamuk Diamankan Satpol PP Kota Denpasar

Sementara Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan mengatakan, hasild dari evaluasi ini nantinya akan dijadikan acuan pada pelaksanaan Dnefest tahun berikutnya. Beberapa poin pembahasan telah dilakukan bersama OPD terkait serta pemecahan solusi bersama telah dilakukan.

Beberapa solusi dimaksud di antaranya terkait masalah sampah, toilet, dan kemasan event tetap menjadi poin penting keberlanjutan pelaksanaan Denfest berikutnya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dan tingginya partisipasi masyarakat menyemarakan event Denfest serta menjadikan ajang ini sebagai kunjungan mengisi akhir tahun di Kota Denpasar,” demikian Saryawan. (tra)