Bupati Eka Minta Warganya Terus Gelorakan Persatuan dan Semangat Membangun Desa

Bupati Eka menghadiri Karya Mamungkah, Melaspas dan Ngenteg Linggih di Pura Ulun Desa, Banjar Dangin Pangkung, Tista. (foto : ist)

Beritabalionoine.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menghadiri upacara Karya Mamungkah, Melaspas dan Ngenteg Linggih Pura Ulun Desa, Banjar dangin Pangkung, Desa Tista Kerambitan, pada Rabu (8/1/2020).

Turut hadir saat itu Ketua DPR Provinsi Bali N. Adi Wiryatama, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga beserta salah satu anggotanya, perwakilan DPR RI, Camat Kerambitan, Kabag Kesra, Perbekel dan Bendesa Adat setempat.

Kedatangan Bupati Eka di lokasi acara disambut meriah warga masyarakat Dangin Pangkung. Pada kesempatan itu Bupati Eka sangat mengapresiasi semangat warga Banjar Dangin Pangkung dalam mewujudkan pembangunan.

“Sepertinya saya tidak akan banyak bicara di sini, karena di Desa Pekraman Tista, Banjar dangin Pangkung masyarakatnya sudah bersatu dan membuktikan untuk selalu mendukung program-program Pemkab Tabanan,” ucapnya.

Untuk itu Bupati Eka selaku wakil Pemerintah Kabupaten Tabanan mengucapkan terimakasih kepada masyarakat setempat atas soliditas dan peransertanya dalam mewujudkan pembangunan di Tabanan. “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Tabanan mengucapkan terimaksih kepada seluruh masyarakat yang ada di sini,” kata dia.

Atas semangat dan persatuan yang sudah terbangun dengan baik itu, Bupati Eka memberikan penghargaan dan menyatakan siap akan membantu masyarakat Pangkung Tista dalam berbagai pembangunan yang dibutuhkan warga, salah satu di antaranya pembapingan di pura setempat.  “Kita akan bantu di 2020 ini. Kita akan beri peruntukkan langsung untuk pembapingan di sini,” janjinya.

Pada kesempatan itu Bupati Eka juga berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Pangkung Tista agar selalu menjaga persatuan dan semangat membangun desa. “Apapun program-program yang dilakukan masyarakat harus berkelanjutan dan pemerintah akan selalu mendukung program tersebut.  Lebih-lebih bersinergi dengan pemerintah,” ujar Bupati Eka.

BACA JUGA:  Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Denpasar Capai 95,70 Persen

Sementara Ketua Panitia Karya I Made Suardana Putra menjelaskan bahwa pura tersebut diempon Banjar Dangin Pangkung dengan jumlah 156 Kepala Keluarga (KK). Ia mengataka, Karya Mamungkah digelar karena telah rampungnya pembangunan di pura tersebut. Di antaranya pembangunan Padmasana, Padmasari, Panyengker dan Apit Surang.

Adapun dana yang dihabiskan untuk pembangunan tersebut sebesar Rp300 juta, dana ini sudah termasuk pelaksanaan Karya Mamungkah, Melaspas dan Ngenteg Linggih. Sumber dana diperoleh dari swadaya masyarakat dan donatur.

Untuk puncak Karya dilaksanakan pada Hari Buda Wage Tolu, 8 Januari 2020, dan Nyineb akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 Januari 2020. (tra)