KPK Komitmen dan Desak Kejaksaan Agung Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Kasus Jiwasraya rugikan negara Rp13,7 triliun.

Beritabalionline.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri ingin agar Kejaksaan Agung berkomitmen untuk menuntaskan kasus Jiwasraya yang kini tengah ditangani. Hal itu ia sampaikan usai lima Pimpinan KPK melakukan kunjungan ke Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.

“Apa yang kita miliki, informasi apa yang kita dapatkan, dokumen apa yang kami miliki kita akan sampaikan ke Kejaksaan Agung. Dan KPK berkomitmen dan minta ke Kejaksaan Agung kasus (Jiwasraya) ini dituntaskan setuntas-tuntasnya,” katanya di Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020).

Sementara itu, Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mengaku, masih banyak yang dilakukan pemeriksaan oleh pihaknya terkait kasus Jiwasraya. Pemeriksaan itu sendiri juga memakan waktu yang cukup lama.

“Masih banyak yang akan kita periksa ini, memang ini agak lama. Soalnya kita akan membedah bahwa ini adalah transaksi-transaksi yang transaksinya lebih dari 5 ribu transaksi,” ujarnya.

Dia meminta waktu untuk melakukan pemeriksaan kasus tersebut. Karena, pihaknya tak ingin gegabah dalam mengambil tindakan untuk menuntaskan kasus tersebut.

“Jadi kami perlu waktu mana transaksi bodong, mana transaksi digoreng, mana transaksi yang bener kita tidak bisa lakukan yang gegabah yang akibatnya akan berakibat yang lain. Kasih waktu ke kami,” ungkapnya.

Saat disinggung soal tersangka, Burhanuddin menjelaskan, masih melakukan pembedahan terhadap 5 ribu transaksi tersebut.

“Kami masih membedah dulu transaksi yang 5 ribu ini. Jangan sampai salah menetapkan tersangka. Kami bekerja sama dengaan BPK, dengan OJK dan minta PPATK bergabung,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya sudah mengambil sejumlah langkah secara yuridis dan penggeledahan. Sayangnya, ia belum bisa menyebutkan apa yang anggotanya itu geledah.

“Kami sudah melakukan penggeledahan dan langkah yuridis lainnya kita sudah lakukan. Penggeledahan apa, nanti akan kami beritahu pada waktunya,” tutupnya, seperti dilansir merdeka.com (itn)

BACA JUGA:  WHO Puji Pemerintah Indonesia dalam Menyelamatkan Warganya dari Ancaman Virus Corona