Ketegangan di Natuna Tak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan China ke Bali

Kunjungan wisatawan China ke Bali.

Beritabalionline.com – Ketegangan militer Indonesia dengan China di perairan Natuna, tidak memengaruhi kunjungan wisatawan asal negeri tirai bambu tersebut ke Pulau Dewata, Bali.

“Sementara ini tidak ada pengaruhnya, karena itu kan persoalan lain,” aku Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa yang dikonfirmasi wartawan di Denpasar, pada Rabu (8/1/2020).

Diakuinya bahwa Dinas Pariwisata Bali sudah bertemu dengan Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana dan Komjen China untuk membahas kemungkinan dampak yang ditimbulkan terkait dengan kunjungan turis China ke Bali dari ketegangan tersebut.

“Sudah ketemu dengan Komjen China. Beliau (Ketua BTB) bilang tidak ada masalah dan menyatakan wisatawannya tidak ada urusan dengan itu,” imbuhnya.

Astawa juga menambahkan, sejauh ini tidak ada pembatalan kunjungan wisatawan China ke Bali. Bahkan, untuk sementara ini kunjungan wisatawan China masih tetap mendominasi.

“Kunjungan China tetap mendominasi, kan itu indikasinya. Harapan kita ke depannya tidak ada yang membesar-besarkan masalah itu. Saya optimis tidak ada persoalan dengan jumlah kunjungan ke sini,” ungkapnya.

Menurutnya, Bali dan China mempunyai kedekatan psikologis lewat legenda romantika Balingkang kisah Raja Jaya Pangus dan putri asal China, Kang Cing Wie.

“Karena di Bali ada budaya akulturasi dari perkawinan Raja Jaya Pangus dan Kang Cing Wie. Sehingga secara psikologis sebenarnya Bali itu ada kedekatan dengan Tiongkok. Apalagi nanti Festival Kintamani Chinese tanggal 8 Februari (2020) akan dilaksanakan, dan itu setiap tahun kita lakukan. Itu lebih menyakinkan keoptimisan saya karena ada ikatan itu,” jelasnya.

Kunjungan wisatawan China ke Bali hingga bulan November 2019 tercatatat 1,1 juta orang. Tempat favorit para wisatawan China di Bali adalah pantai, makanan seafood serta relaksasi seperti pijat ke SPA. (itn)

BACA JUGA:  Menkeu Blokir Izin Ratusan Importir Nakal