Divonis Ringan Kasus Kepemilikan Narkoba, 2 WN Australia Senyam Senyum

Terdakwa didampingi penterjemah di PN Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Wajah tegang tampak dari dua warga negara (WN) Australia, William Roy Astillero Cabantog (36) dan David Dirk Johanes Van Iersel (39) yang menjadi terdakwa dalam kasus kepemilikan narkotika jenis kokain seberat 1,12 gram yang diadili secara terpisah.

Namun ketegangan itu sirna usai keduanya mendengar vonis hakim. William Roy Astillero Cabantog divonis 1 tahun penjara, sedangkan David Dirk Johanes Van Iersel hanya dijatuhi pidana penjara 9 bulan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (6/1/2020).

“Menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun kepada terdakwa William Roy Astillero Cabantog, dan menjatuhkan vonis 9 bulan penjara kepada terdakwa David Dirk Johanes Van Iersel,” kata majelis hakim yang dipimpin hakim Angeliky Handajani Day saat membacakan putusan.

Mendengar putusan yang ringan itu, kedua terdakwa menyatakan menerima, sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Made Ayu Citra Maya Sari mengaku masih pikir-pikir.

Vonis terhadap keduanya lebih rendah dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut William Roy Astillero Cabantog selama 1 tahun 6 bulan penjara, dan David Dirk Johanes Van Iersel selama 1 tahun 2 bulan penjara.

Namun majelis hakim sepakat dengan jaksa bahwa kedua terdakwa meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana yaitu “turut serta melakukan perbuatan sebagai penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri” sebagaimana diatur dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009
tentang Narkotika jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kasus yang menjerat kedua pria asing ini berawal adanya informasi masyarakat kepada polisi bahwa terdakwa William Roy Astillero Cabanto memiliki narkotika.

Polisi yang melakukan penyelidikan kemudian menangkapnya di Lost City Club, Jalan Batu Mejan, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, Jumat (19/7/2019) sekitar pukul 02.30 WITA.

BACA JUGA:  Kepergok Curi Handphone Buruh Proyek, Pelaku Dihadiahi Bogem Mentah

Saat penangkapan, di tempat tersebut juga ada terdakwa David Dirk Johanes Van Iersel. Petugas kepolisian yang melakukan penggeledahan menemukan satu paket kokain seberat 1,12 gram.

“Kokain tersebut disimpan di dalam celana jeans warna biru yang dikenakan terdakwa. Sebelumnya, kokain diberikan kepada David Dirk Johanes Van Iersel untuk digunakan secara bersama-sama,” terang jaksa.

Terdakwa mengaku barang diperoleh dengan cara membeli dari seseorang bernama Joel (DPO).

“Kokain ditaruh di atas meja kaca. Kemudian terdakwa bersama-sama dengan David menyedot kokain secara bergantian, yang mana setelah memakai kokain perasaan terdakwa menjadi lebih senang dan tenang,” beber jaksa.

Dalam pemeriksaan, terdakwa juga mengatakan telah mengkonsumsi kokain sejak usia 20 tahun. Itu dilakukan selama ia masih tinggal di Australia. (sar)