Korban Meninggal Banjir Jabodetabek Capai 26 Orang

Banjir di Jakarta.

Beritabalionline.com – Jumlah korban meninggal akibat banjir di Jakarta dan sekitarnya bertambah. Kementerian Sosial menyebut data sementara 26 orang meninggal akibat banjir di sejumlah titik di Jakarta, Jabar dan Banten.

“Selain itu, Kemensos juga menyebut total 31.232 jiwa mengungsi akibat banjir,” tulis rilis Kemensos yang diterima Liputan6.com, Kamis (2/1/2020).

untuk upaya penanganan, Kemensos berkoordinasi dengan dinas sosial dan Tagana di wilayah terdampak banjir. Selain juga melakukan pendistribusian logistik untuk pemenuhan dasar korban banjir.

Sebelumnya, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara meninjau lokasi banjir Kampung Pulo, Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Kamis (2/1/2020) siang. Juliari sempat naik perahu karet untuk melihat kondisi permukiman warga yang terendam.

Menurut Juliari, masih banyak warga yang terjebak banjir dan belum dievakuasi.

Kementerian Sosial, akan memberikan santunan ahli waris masing-masing sebesar Rp15 juta kepada ahli waris korban meninggal dunia.

“Kita harapkan jumlah korban tidak bertambah, mudah-mudahan banjir surut sehingga tidak ada korban jiwa lagi,” kata Juliari.

Mensos meninjau beberapa titik lokasi banjir di Jakarta Timur sekaligus menyerahkan bantuan untuk korban banjir. (itn)

BACA JUGA:  Hingga 8 Juni 2020, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 847 Orang, Sembuh 406, Meninggal 32