Bobol Kartu Kredit Wisatawan Inggris, Mahasiswi asal Mauritania Diadili

Terdakwa asal Mauritania, Roughaya Abeidi. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Seorang perempuan warga negara Mauritania, Roughaya Abeidi (31) terancam pidana penjara selama 5 tahun karena mencuri kartu kredit milik seorang wisatawan bernama Holly Jemima Hartley asal Inggris.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umun (JPU) Ni Putu Eriek Sumyanti menyatakan, akibat perbuatan terdakwa yang berstatus mahasiswi Universitas De Nouakchoot di negara asalnya ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp414.222.970.

“Terdakwa telah mengambil barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawab hukum,” kata jaksa dalam sidang yang dipimpin Hakim I Made Pasek, Kamis (2/1/2020) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Diuraikan JPU, berawal saat korban Holly Jemima Hartley chek in di Ala Hostel di Jalan Drupadi, Kuta, Badung, pada 21 Oktober 2019 sekitar pukul 11.00 WITA. Setelah meletakkan semua barang-barangnya, saksi korban bersama teman-temannya pergi ke pantai Seminyak, Kuta hingga pukul 17.00 WITA.

Korban sendiri baru mengetahui kartu kredit dan Driving Licensenya hilang pada saat hendak makan malam setelah orangtuanya memberi tahu bahwa di kartu kreditnya banyak melakukan transaksi.

“Saksi korban pun terkejut dan langsung melihat dompet yang berada di dalam tas di atas tempat tidur, dan ternyata kartu kredit dan Driving Licensenya hilang,” kata jaksa.

Setelah itu saksi korban pun meminta ayahnya untuk memblokir kartu kredit Bank HSBC tersebut dan melaporkan kejadian itu kepihak kepolisian. Setelah ditelusuri, kartu kredit miliknya sudah dipergunakan oleh terdakwa sebanyak 13 kali.

“Terdakwa menggunakan kartu kredit tersebut untuk makan hingga berbelanja barang-barang bermerk di Mall Bali Galeria dan Trans Studio Bali,” beber jaksa Sumyanti.

Atas perbuatannya terdakwa dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun. (sar)

BACA JUGA:  Habisi Nyawa Teman Wanitanya, Oki Dituntut 15 Tahun Penjara