Giri Prasta Harapkan Pemilu di Badung Jadi Contoh Nasional

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menyaksikan Pelantikan Panwascam se-Badung, di Gedung Gosana III, Kantor DPRD Badung.(foto: ist)

Beritabalionline.com – Untuk menjaga netralitas terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Badung Tahun 2020, Senin (23/12/2019) dilaksanakan Pelantikan Panitia Pengawas Pelaksanaan Pilkada tingkat Kecamatan (Panwascam). Panwascam dilantik oleh Kepala Bawaslu Badung I Ketut Alit Astasoma, bertempat di Gedung Gosana III, Kantor DPRD Badung.

Acara ini dihadiri dan disaksikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Bawaslu Provinsi Bali I Wayan Wirka, perwakilan Forkompinda Kabupaten Badung, Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta serta OPD terkait.

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu Badung, Ketut Alit Astasoma menekankan, saat ini lembaga Bawaslu Kabupaten/Kota telah mengalami peningkatan status yang sebelumnya adalah lembaga ad hoc dan kini telah bermertamofosis menjadi sebuah badan yang disebut dengan Bawaslu.

Dimana bawaslu merupakan sebuah lembaga yang memiliki tugas untuk melindungi hak-hak kedaulatan rakyat dan memiliki wewenang dalam hal pencegahan, pengawasan, penindakan serta penyelesaian sengketa proses pemilu. Sehingga dapat menjamin kualitas proses pemilihan yang berintegritas dan hasil yang demokratis.

“Bawaslu mempunyai tugas menjamin pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan secara demokratis sebagaimana diamanatkan pasal 18 ayat (4) UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945. Agar demokrasi yang merupakan sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat dapat terwujud, ” jelasnya.

Sementara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya mengharapkan petugas pengawas pemilu kecamatan dapat melaksanakan tugas dengan baik tentunya selalu berkomunikasi, bersinergi dan menyamakan persepsi dengan petugas KPU sebagai penyelenggara pemilu. Sehingga keberhasilan pelaksanaan pemilukada akan membawa arah masa depan bangsa yang lebih baik.

“Kami berharap Bawaslu dapat menekan terjadinya permasalahan dalam proses pemilukada. Mengedepankan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, sehingga kualitas pemilu terjaga dengan baik, ” jelasnya. Kedepan Bupati juga berharap Kabupaten Badung menjadi salah satu contoh di Indonesia dalam penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil. (wrb)

BACA JUGA:  Pemprov Bali Gaungkan Penulisan Artikel Ilmiah Berbahasa Bali