Warga Minta Polisi Mengusut Tuntas dan Menangkap Pelaku Pengrusakan Fasilitas Pura Penida

Papan pengumuman yang ada di sekitar pura juga dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Beritabalionline.com – Sejumlah fasilitas di Pura Sad Kahyangan Penida, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, diketahui telah dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kejadian perusakan ini diduga ada kaitannya dengan aksi demo ratusan warga yang meminta proyek pembangunan yang sedang berlangsung di kawasan pura tersebut dihentikan, beberapa waktu lalu.

Aksi demo warga pada pertengahan Desember 2019 itu, pada intinya menyerukan ketidaksetujuan mereka terhadap adanya proyek pembangunan sarana pariwisata yang sedang dikerjakan pihak tertentu di dekat Pura Sad Kahyangan Penida. Mereka menilai proyek tersebut mengotori kawasan suci pura.

Mengetahui ada bagian fasilitas pura yang rusak, ketua panitia I Wayan Tiasa didampingi pemangku pura, langsung melaporkan hal tersebut ke pihak Polsek Nusa Penida, dengan harapan pelaku perusakan Pura Sad Kahyangan tersebut secepatnya dapat ditangkap dan diadili sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mengharapkan pihak kepolisian secepatnya dapat mengungkap dan menangkap pelakunya,” kata Tiasa yang menduga kuat bahwa rusaknya bagian genteng bangunan dan papan nama yang ada di pura tersebut dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab.

Dugaan tersebut dikuatkan dengan ditemukannya beberapa buah batu dan benda keras lain yang diduga sebagai alat untuk melempari dan merusak fasilitas pura, ucapnya pada Senin (23/12/2019).

Beberapa warga pengempon pura yang lain juga menyampaikan hal senada. Mereka berharap aparat penegak hukum untuk serius dalam mengusut tuntas kasus tersebut, karena ini tergolong perbuatan yang sangat biadab.

“Kalau ini dibiarkan akan berdampak sangat tidak baik buat agama Hindu ke depan. Kehormatan umat Hindu telah diinjak-injak oleh oknum yang merasa dirugikan akibat adanya kesadaran masyarakat yang ingin menjaga kesucian di kawasan pura tersebut,” tegasnya. (tra) 

BACA JUGA:  Bupati Suwirta : Jangan Bandel !