Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

Harimau Sumatera.

Beritabalionline.com – Setelah menewaskan tiga petani, teror harimau Sumatera kembali terjadi. Kali ini seorang warga Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Lahat, Sumatera Selatan, bernama Suwadi (57), tewas akibat serangan raja hutan.

Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya saat mengantar beras di kebun kopi tak jauh dari kampungnya, Minggu (22/12/2019). Jasad korban tak lagi utuh dan sudah terpotong-potong serta terpisah di tempat berbeda, beberapa organ hilang.

Selama sepekan terakhir, korban menginap sendirian di kebun. Sambil memanen kopi, dia juga menunggu buah durian runtuh. Diduga saat itulah terjadi serangan harimau yang membuatnya tewas.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Lahat, Martialis Puspito membenarkan kejadian itu. Dugaan sementara, korban tewas karena diterkam harimau.

“Informasi yang kami dapat seperti itu,” ungkap Martialis.

Dikatakannya, petugas BKSDA tengah menuju rumah sakit tempat korban dievakuasi. Pihaknya mencari keterangan saksi-saksi agar dapat memastikan penyebabnya akibat hewan buas dilindungi itu.

“Kita telusuri saksi-saksi yang bisa diminta keterangan posisi TKP,” ujarnya.

Kejadian ini menambah daftar serangan harimau Sumatera terhadap manusia di seputaran Gunung Dempo. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, total ada enam peristiwa, empat diantaranya tewas. (tra/itn)

BACA JUGA:  Penambahan Kasus COVID-19 Terkonfirmasi Positif 1.447, Meninggal 53 dan Sembuh 651 Orang