Kota Denpasar Peringkat Kedua Nasional Indeks Desa Membangun

IB Alit Wiradana dan Kabid Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat PMD Provinsi Bali, Ir. I Nengah Suta Maryana, M.MA. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Prestasi berskala nasional kembali diraih Kota Denpasar di penghujung tahun 2019 ini. Ibukota Provinsi Bali ini sukses membukukan peringkat kedua Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2019 yang dikeluarkan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) .

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) nomor 201 tahun 2019 tertanggal 31 Juli 2019. Demikian diungkapkan Tenaga Ahli Program Inovasi Desa (TA PID) Provinsi Bali, Adi Permadi saat Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kota Denpasar Tahap II, di Denpasar beberapa waktu lalu.

Kota Denpasar sukses menjadi runner up dari 434 kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Kota Denpasar meraih nilai IDM 0,8408. Selain itu, dari 5.457 Kecamatan di Indonesia, IDM Kecamaatan Denpasar Selatan berada di peringkat 5 nasional dengan skor 0,9260.

Sementara itu, IDM Kecamatan Denpasar Barat berada pada peringkat ke-12 dengan skor 0,8577, IDM Kecamatan Denpasar Timur nomor urut 19 dengan skor 0,8324 dan Kecamatan Denpasar Utara nomor urut 68 dengan skor 0,7967. Skor IDM tertinggi 0,9411 diraih Kecamatan Sungai Penuh, Jambi.

“Adapun dalam menentukan IDM tersebut ada tiga kriteria yang dinilai dalam IDM ini yakni Indeks Kesehatan Lingkungan (IKL), Indeks Kesehatan Sosial (IKS) dan Indeks Kesehatan Ekonomi,” jelasnya.

Ketua Tim Inovasi Kota Denpasar sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarkat Desa (DPMD) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, S.Sos , MSi saat dikonfirmasi di Denpasar, Minggu (22/12) menjelaskan bahwa BID di kota Denpasar sudah terlaksana 100 persen di empat kecamatan di Denpasar. BID di Denpasar menghasilkan 103 komitmen bidang infratsruktur, 16 komitmen bidang SDM dan 27 komitmen kewirausahaan. Sedangkan inovasi desaku tercatat ada 26 Ide.

BACA JUGA:  Waspadai COVID-19, Ini Pesan Kabid Humas Polda Bali Kepada Personel di Lapangan

Alit Wiradana menambahkan, dari 27 desa yang ada di Denpasar, 19 desa di antaranya telah menyandang predikat Desa Mandiri dan 8 predikat Desa Maju. Seluruh desa di Kecamatan Denpasar Selatan telah menjadi Desa Mandiri. Status Desa Maju terdapat di Denpasar Timur sebanyak 3 desa, Denpasar Barat 1 desa dan di Denpasar Utara terdapat 4 Desa.

Kedepan status Desa Maju ini akan ditingkatkan menjadi Desa Mandiri dengan menyusun perencanaan desa berbasis IDM melalui kerjasama kolaboratif pemerintah Desa, Kota, Provinsi dan Pusat.

“Tentunya dengan prestasi ini kami berharap dapat secara berkelanjutan untuk terus berinovasi dengan menyusun perancanaan desa berbasis IDM dan berorientasi bagi kemanfaatan masyarakat secara berkelanjutan,” demikian Alit Wiradana. (tra)