Anggota Polda Bali Dianiaya Pria Berbadan Kekar, Pelakunya Diringkus Resmob Polresta Denpasar

Ilustrasi.

Beritabalionline.com – Personel Direktorat Pengaman Obyek Vital (Ditpamobvit) Polda Bali, Bripka GG menjadi korban penganiayaan saat melintas di seputaran Jalan Cokroaminoto, Denpasar Barat.

“Hidung korban dipukul hingga mengeluarkan darah,” kata sumber di lapangan, Sabtu (21/12/2019) malam.

Informasi diperoleh kejadian berawal saat korban hendak pergi ke Perumahan Dalung, Kuta Utara, Badung dengan mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max bersama temannya berinisial KAS, Jumat (20/12/2019) sekitar pukul 20.00 WITA.

Lantaran situasi lalu lintas malam itu sedang padat, korban mengendarai sepeda motor dengan pelan-pelan. Tiba di TKP tidak jauh dari Hotel Harris Cokroaminoto, Denpasar, teman korban turun dari sepeda motor dan menuju kerumunan orang karena melihat sedang ada keributan.

Korban langsung menepi dan memarkir sepeda motor dan menyusul temannya yang sudah berada di kerumunan orang-orang tersebut dengan maksud mengajaknya kembali melanjutkan perjalanan ke Dalung.

Tanpa diduga tiba-tiba datang empat orang laki-laki berbadan kekar tidak dikenal mendekati korban. Salah satu pelaku langsung memukul wajah korban hingga hidung sebelah kanan korban mengeluarkan darah.

Mereka lalu memegangi korban, saat akan kembali memukul, korban spontan berkata “Saya anggota Polda”. Mendengar itu, pelaku bersama teman-temannya langsung berhenti memukul dan kabur.

Selanjutnya korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya tersebut ke SPKT Polresta Denpasar.

Dalam hitungan jam, pelaku pemukulan yang belakangan diketahui bernama Heryasta Putra alias Jangkrik (30) dibekuk anggota Resmob Satreskrim Polresta Denpasar. Sedangkan tiga pelaku lain masih dalam pengejaran.

“Saya belum dapat data, informasi dari Kanit Resmob rencananya mau dirilis, masih menunggu Pak Kapolresta,” kata Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhammad Nurul Yaqin saat dikonfirmasi terpisah. (agw)

BACA JUGA:  Pengedar Narkotika Lintas Pulau Divonis 13 Tahun Penjara