Jadi Perantara Jual Beli Narkoba, Gandi Dipenjara 12 Tahun

Terdakwa Rahmat Gandi divonis 12 tahun penjara. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Rahmat Gandi (24) yang ketangkap mengedarkan narkotika jenis sabu sabu seberat 4,66 gram dan tembakau gorila (ganja sintetis) seberat 7,5 gram dalam sidang, Selasa (17/12/2019) divonis hukuman 12 tahun penjara.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang dipimpin Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi itu lebih ringan tiga tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anak Agung Gede Lee Wisnhu Diputra.

Majelis hakim dalam amar putusannya menilai, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (1) UU narkotika. ”Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 12 tahun, denda Rp1 miliar dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama tiga bulan,” tegas hakim dalam putusannya.

Menanggapi putusan hakim, warga yang tinggal di Jalan Maruti, Banjar Wanasari, Desa Dauh Puri Kelod, Denpasar Utara, menyatakan menerima. Sama halnya Jaksa Anak Agung Gede Lee Wisnhu Diputra,SH juga menyatakan menerima.

Untuk diketahui, terdakwa diamankan petugas kepolisian dari Polda Bali pada 12 Juli 2019 sekitar pukul 17.00 WITA di Hotel Queen, Jalan Teuku Umar, Denpasar.

Rencananya terdakwa akan menyerahkan paket sabu kepada seorang pemesan. Dari tangannya petugas berhasil mengamankan 1 paket sabu seberat 0,31 gram netto.

“Dari introgasi awal, Rahmat yang tinggal di kos beralamat Jalan Ahmad Yani Selatan, Gang Perkutut, Dauh Puri Kelod, Denpasar Utara mengaku barang tersebut akan dijual kepada seseorang sesuai perintah Albert (DPO) seharga Rp 800 ribu. Atas pekerajaan itu terdakwa diupah Rp 50 ribu,” kata JPU.

BACA JUGA:  Ungkap Narkoba dalam Jumlah Besar, Personel Satresnarkoba Polresta Denpasar Terima Penghargaan

Tak cukup sampai disitu, aparat juga mengiring Rahmat ke kosnya untuk melakukan penggeledahan. Dari kamar kos terdakwa ditemukan sejumlah barang bukti berupa 1 paket sabu seberat 4,35 gram netto dan 4 paket plastik klip berisi tembakau gorila seberat 7,5 gram netto. (sar)