Setubuhi Anak di Bawah Umur, Mang Budi Terancam Dibui 15 Tahun

Terdakwa Mang Budi menjalani sidang di PN Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Pria berinisial IKB alias Mang Budi (18) hanya bisa tertunduk malu saat didudukan di kursi persalinan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (12/12/2019) karena melakukan tindak pidana memalukan, yaitu menyetubuhi anak yang masih dibawah umur berinisial W.

Atas perbuatannya itu, pria yang tinggal di seputaran Jalan Cokroaminoto, Denpasar tersebut terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Pasalnya, dalam dakwaan JPU Mia Fida menjeratnya dengan tiga pasal dari UU Perlindungan anak. Yaitu Pasal 81 ayat (1) pada kesatu dan atau Pasal 81 ayat (2) pada dakwaan kedua atau Pasal 82 ayat (1) pada dakwaan ketiga.

Ditemui usai sidang, jaksa membeberkan kasus yang menjerat terdakwa ini berawal saat menjemput saksi korban pada 8 Agustus 2019 sekira pukul 02.00 WITA. Sebelumnya, terdakwa mengenal korban dan sempat meminta nomor HP korban.

Nah, sebelum menjemput korban, terlebih dahulu terdakwa menghubungi korban melalui pesan WhatsApp. Korban awalnya tidak mau bertemu dan dijemput oleh terdakwa, tapi karena terdakwa memaksa korban pun akhirnya mengiyakan ajakan itu.

Dikatakan pula, setelah itu terdakwa bersama saksi Gus Balon pergi menjemput korban dan membawa ke tempat kos terdakwa. “Sampai di kos terdakwa, saksi korban sempat bertanya kepada terdakwa ngapain ke sini,” terang jaksa Kejari Denpasar itu.

Namun terdakwa tidak menjawab malah menarik tangan korban dan mengajaknya masuk ke dalam kamar. Setelah masuk di dalam kamar, terdakwa langsung menutup pintu dan mematikan lampu.

“Korban pun kembali bertanya, mau ngapain? Tapi tidak dijawab olah terdakwa,” kata jaksa.

Selanjutnya terdakwa malah membuka pakaian korban hingga telanjang dan langsung memeluk serta menciumi korban. Korban sempat menolak, tapi terdakwa terus memaksa. Terdakwa malah semakin bernafsu dengan membuka seluruh pakaian korban. Setelah korban telanjang, terdakwa menidurkannya di atas tempat tidur.

BACA JUGA:  Terjerat Narkoba, Sopir Taksi Dihukum 6 Tahun Penjara

Sejurus kemudian terdakwa berusaha memperkosa korban. Korban kembali menolak dengan mendorong tubuh terdakwa. Namun saat itu pula terdakwa mengancam jika korban menolak tidak akan diantar pulang dan meniggalkannya.

Usaha terdakwa membuahkan hasil dan terdakwa pun dengan leluasa menyetubuhi korban yang menahan sakit sambil menangis. Tanpa alasan yang jelas, terdakwa menghentikan aksinya dan melanjutkan dengan menonton video porno melalui HP nya.

Tidak lama kemudian terdakwa mengenakan pakaian dan pergi meninggalkan korban sendirian dalam kamar terdakwa. Sementara dari hasil visum pada kemaluan korban ditemukan adanya robekan selaput darah. *sar