Ditemukan 20 Gram Ganja di Kamarnya, Bule Asal Peru Divonis Jalani Rehabilitasi Medis

Terdakwa Giacomo Belatin Indiveri, warga asal Peru yang divonis rehabitasi. (foto : istimewa)

Beritabalionline.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar kembali menjatuhkan vonis rehabilitasi terhadap warga nagara asing (WNA) yang terjerat kasus narkotika.

Jika, pada sidang, Senin (9/12/2019) lalu Giacomo Belatin Indiveri (39) warga Peru yang divonis rehabitasi, Selasa (10/12/2019) giliran Nikita Olkhovskyi Sergeevich, warga Rusia diberi bonus hukuman serupa.

Majelis hakim pimpinan I Wayan Kawisada dalam amar putusannya yang dibacakan di muka sidang menyatakan terdakwa terbukti bersalah tanpa hak atau melawan hukum menyalahgunakan narkotika bagi dirinya sendiri.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Nomer 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun, dan memerintahkan terdakwa untuk menjalani trehabilitasi medis,” tegas hakim dalam amar putusannya.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Luh Wayan Adi Antari yang pada sidang sebelumnya menuntut agar terdakwa dihukum dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan.

Atas putusan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya langsung menyatakan menerima.”Kami menerima putusan ini,” kata pengacara terdakwa.

Sementara jaksa masih menyatakan pikir-pikir. “Kami pikir-pikir Yang Mulia,” kata jaksa.

Sebagaimana dalam dakwaan jaksa yang dibacakan di muka sidang sebelumnya, kasus yang menjerat terdakwa berawal saat terdakwa membeli 11 paket ganja dan 1 plastik klip kokain dari orang yang tidak dikenalnya yang ditemui di Lava Vela, 17 Mei 2018 sekitar pukul 23.30 WITA .

“Setelah membeli dua jenis narkoba itu, terdakwa pilang ke ke penginapannya di Vila Barita kamar Nomor 101. Kemudian pada tanggal 19 Maret 2019, terdakwa menggunakan ganja yang dibelinya itu,” sebut jaksa Kejari Denpasar itu.

BACA JUGA:  Polisi Ringkus Puluhan Pengedar dan Pemakai Narkotika

Namun, sehari setelah itu, sekira pukul 13.30 WITA datang petugas polisi dan melakukan penangkapan sekaligus melakukan penggeledahan terhadap terdakwa.

“Dari penggeledahan itu, polisi berhasil mengamankan satu buah tas kain yang didalamnya berisikan 10 plastik klip ganja dengan berat 20,41 gram serta 1 plastik klip berisikan serbuk warna putih yang diduga kokain sebarat 0,45 gram,” pungkas jaksa. (sar)