Perampok Turis Spanyol Ditangkap di Sumbawa

Ilustrasi.

Beritabalionline.com – Petugas kepolisian dikabarkan telah menangkap pelaku perampokan terhadap turis perempuan asal Spanyol, Rosse Pie Leal (40) di Pantai Padang-padang Beach Uluwatu, Kuta Selatan, Badung.

“Iya benar sudah ditangkap,” terang Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai saat dihubungi, Selasa (3/12/2019).

Ditanya lokasi dan waktu penangkapan, Kapolsek Yusak enggan menjelaskan lebih jauh. Namun ditambahkan pihaknya akan segera mengekspose penangkapan terhadap pelaku.

“Tunggu ya, satu dua hari ini akan segera kami rilis,” ucapnya.

Informasi di lapangan yang berhasil dirangkum, pelaku diringkus tim gabungan dari Resmob Satreskrim Polresta Denpasar dan Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan.

“Ditangkap kemarin sore (Senin, 2/12/2019) di daerah Sumbawa, NTB. Satu orang berusia sekitar 28 tahun. Sekarang dalam perjalanan ke Bali,” ucap sumber di lapangan.

Diberitakan sebelumnya, wisatawan perempuan asal Spanyol bernama Rosse Pie Leal (40) menjadi korban perampokan di seputaran Pantai Padang-padang Beach Uluwatu, Kuta Selatan, Badung.

Selain tas berisikan barang seperti satu buah iPhone X warna hitam, uang IDR, credit card dan gelang, pelaku juga menyerang korban dengan senjata tajam hingga korban menderita luka robek di bahu kiri, siku kiri, siku kanan, jari kiri, punggung tangan kanan dan di bagian pinggang.

Sebelum peristiwa naas terjadi, korban bersama temannya bernama Azul Aine Martinez Jacomet menikmati keindahan Pantai Padang-padang Beach Uluwatu, Kuta Selatan, Badung, Kamis (21/11/2019) sore hari.

Menjelang malam sekitar pukul 19.30 WITA, korban dan temannya berjalan menuju tempat parkir sepeda motornya. Di sana korban melihat seseorang dengan gerak-gerik mencurigakan berada tidak jauh dari sepeda motornya.

Ketika korban dan temannya hendak pergi, pelaku yang juga mengendarai sepeda motor mendekat dan menarik tas milik korban yang digantung di kaca spion.

BACA JUGA:  Terlilit Ekonomi, Janda 27 Tahun Nekat Jadi Penjual Sabu

Korban berupaya melakukan perlawanan sehingga terjadi tarik-menarik tas. Karena ketakutan, teman korban lari untuk meminta bantuan. Ketika kembali dari mencari bantuan, saksi menemukan korban sudah dalam keadaan terluka.

“Korban masih menjalani perawatan di RS BIMC Kuta. Pelaku masih kita kejar,” terang Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai saat dikonfirmasi, Sabtu (23/11/2019) malam. (agw)