Jadi Kurir Sabu, Pria Asal Buleleng Divonis 13 Tahun Penjara

Terdakwa Gede Sudanta divonis 13 tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Pria kelahiran Buleleng bernama Gede Sudanta yang sebelumnya dituntut hukuman 17 tahun penjara  karena terjerat kasus narkoba sedikit bisa bernafas lega. Pasalnya pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (3/12/2019) majelis hakim menjatuhkan putusan 13 tahun penjara.

Majelis hakim PN Denpasar pimpinan I Dewa Budi Watsara dalam amar putusannya menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana menawarkan untuk dijual, menjual, menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I yang beratnya di atas 5 gram.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Menghukum terdakwa Gede Sudanta oleh karena itu dengan pidana penjara selama 13 tahun,” tegas hakim dalam putusannya.

Selain menghukum terdakwa dengan pidana penjara, majelis juga menghukum terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp1 miliar, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan hukuman kurungan selama 8 bulan.

Atas putusan itu,  terdakwa yang didampingi tim penasehat hukum dari PBH Peradi Denpasar langsung menyatakan menerima, begitu pula dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Candra Andika Nuhraga yang sebelumnya menuntut 17 tahun penjara juga menyatakan menerima.

Sebagaimana dalam dakwaan jaksa, terdakwa ditangkap pada 13 Juni 2019 sekitar pukul 19.00 WITA di McDonald, Jalan Uluwatu II Nomor 1 Jimbaran, Kuta Selatan. Sebelum terdakwa ditangkap, temannya yang bernama Reza bintang Aurora (terdakwa dalam berkas terpisah) menghubunginya.

“Reza menghubungi terdakwa dengan maksud untuk membeli sabu seberat 0,2 gram dan pembayaran dikirim melalui transfer ke rekening sebesar nilai Rp450.000,” terang jaksa dalam dakwaannya.

Setelah itu keduanya sepakat untuk bertemu di McDonald Jimbaran. Setelah bertemu terdakwa menyerahkan sabu yang dipesan Reza. Namun sebelum meninggalkan McDonald, keduanya diamankan oleh petugas kepolisian.

BACA JUGA:  Wanita Muda Dipukul dan Diperkosa Pemuda Bertato

Saat ditangkap petugas langsung menggeledah terdakwa dan Reza. Selain itu petugas juga menggeledah tempat tinggal terdakwa. Dari tempat tinggal terdakwa, polisi berhasil mengamankan narkotika jenis sabu dengan berat total 40,45 gram netto.

Kepada petugas terdakwa mengaku bahwa barang bukti yang ada padanya dan yang telah dijual kepada Reza adalah milik Kadek. “Terdakwa hanya bekerja menempel sabu yang dipesan orang dan terdakwa mendapat upah sebesar Rp50.000 satu kali tempel,” pungkas jaksa Kejati Bali itu. *sar