Sebelum Dirampok, Korban WN Jepang Diikuti Pelaku saat Pulang dari Antar Anak Sekolah

Pelaku saat ditangkap di Bandara Soekarno Hatta. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Petugas kepolisian hanya butuh waktu tiga hari untuk meringkus pelaku pencurian disertai kekerasan dengan korban warga negara (WN) Jepang bernama Mika Hasegawa (38).

“Kasus ini menjadi atensi khusus pimpinan karena selain merampok, pelaku juga melakukan kekerasan,” kata Direktur Ditreskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan, Rabu (27/11/2019) di Denpasar.

Kepada polisi korban menceritakan, sesaat sebelum aksi perampokan, pelaku mengikutinya saat ia baru pulang dari mengantar anaknya sekolah, Senin (25/11/2019) sekitar pukul 08.00 WITA.

Ketika sampai di kamar nomor 8 Apartemen Liem House, Jalan Pura Merta Sari IV Pemogan, Denpasar Selatan yang ditempatinya, pelaku mendekat dan langsung memukul serta mencekik leher korban.

Korban berusaha melawan dan melepaskan diri. Tidak hanya itu, pemegang pasport dengan nomor TK8822564 tersebut kemudian melompat dari jendela kamarnya yang terletak di lantai 2. Akibatnya ia mengalami patah tulang dan luka-luka.

“Pelaku kemudian mengambil uang dan barang-barang milik korban, setelah itu pelaku kabur,” beber Kombes Andi Fairan.

Tiga hari pascakejadian, pelaku bernama Fachruddin (38) asal Ngawi, Jawa Timur akhirnya dibekuk di areal Bandara Soekarno Hatta saat akan terbang ke Medan, Sumatera Utara, Rabu (27/11/2019) sekitar pukul 03.30 WIB. (agw)

BACA JUGA:  Gadaikan Belasan Mobil Sewa Buat "Metajen", Wayan Eka Diringkus Polisi