Nelayan Asal Melaya Hilang saat Melaut

Tim SAR mencari nelayan asal Melaya yang hilang saat melaut. (foto : ist)

Beritabalionline.com – Tim SAR gabungan tengah melakukan operasi pencarian terhadap nelayan bernama Hasan Sidik (50) asal Desa Melaya, Kabupaten Jembrana yang dikabarkan hilang saat mencari ikan.

“Awal diketahui korban hilang ketika salah satu nelayan bernama Husni menemukan jukung milik yang biasa digunakan korban terapung-apung sekitar 2nm dari bibir pantai,” kata Kepala Kantor Basarnas bali, Hari Adi Purnomo, Rabu (27/11/2019) di Denpasar.

Adi Purnomo menerangkan, setelah menerima laporan nelayan asal Melaya hilang, Senin (25/11/2019) sekitar pukul 17.00 WITA, Basarnas Bali langsung menerjunkan personel untuk melakukan pencarian.

Namun hingga, Selasa (26/11/2019) malam, tim SAR gabungan belum dapat menemukan korban. Dijelaskan pula, selain melakukan penyisiran tim SAR gabungan juga terus melakukan koordinasi dengan kelompok nelayan setempat.

“Dengan jumlah personel yang terbatas, sementara area pencarian cukup luas maka penting untuk berkoordinasi dengan nelayan setempat. Mereka bisa melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” jelasnya.

Dalam pencarian melibatkan sekitar 22 personel gabungan di antaranya dari Basarnas Bali 7 orang, Polair Polres Jembrana 4 orang, Polsek Jembrana 4 orang, BPBD Kabupaten Jembrana 4 orang dan 3 orang relawan.

“Beberapa nelayan juga bergabung bersama tim SAR dengan area penyisiran yang terbagi-bagi,” jelas Adi Purnomo.

“Operasi SAR tetap berlangsung hingga empat hari kedepan, jika korban masih belum bisa ditemukan, tentunya dengan evaluasi setiap harinya agar pelaksanaannya efektif dan maksimal,” ucap Kepala Kantor Basarnas Bali. (agw)

BACA JUGA:  Gubernur Koster Imbau Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes