Simpan 36 Klip Sabu, Seorang Buruh Bangunan Dituntut 13 Tahun Penjara

Terdakwa Nur Kholiq di Pengadilan Negeri Denpasar. (foto : SAR)

Beritabalionline.com – Nur Kholiq (30), buruh bangunan yang terjerat kasus narkoba dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pimpinan Hakim I Wayan Kawisada, pada Senin (25/11/2019), dituntut hukuman 13 tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ni Wayan Erawati menyatakan terdakwa terbukti melawan hukum menyimpan 36 klip sabu dengan berat total 40,79 gram,dan lima butir ekstasi.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 Ayat 2 UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Selain mengajukan tuntutan pidana, JPU jerdakwa asal Abianbase, Kabupaten Badung itu dikenakan sanksi denda Rp 800 juta, subsider 4 bulan kurungan.

“Terdakwa terbukti melawan hukum, yakni memiliki, menyimpan, dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman melebihi 5 gram,” ungkap Jaksa.

Jaksa menilai perbuatan terdakwa bisa membawa dampak begatif bagi masyarakat Bali sebagai daerah pariwisata dan perbuatan terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah yang gencar-gencarnya memberantas segala jenis peredaran narkotika.

Diberitakan sebelumnya, penangkapan terdakwa dilakukan pada 20 Agustus 2019, Pukul 18.30 Wita di depan rumah kos temannya, Jalan Teuku Umar, Gang Perkutut, Denpasar Barat setelah dipancing oleh petugas kepolisian yang menyamar ingin membeli narkoba.

Penangkapan terdakwa berawal ditangkapnya teman terdakwa bernama Rambu Ngara yang mengaku mendapat barang terlarang itu dari terdakwa Kholiq.

Saksi Rambu Ngara kemudian menelepon terdakwa agar membawa barang haram itu ke kos temannya dan terdakwa meletakkan barang terlarang itu dipintu pagar kos saksi Rambu.

Saat itu juga petugas menangkap terdakwa, dan meminta terdakwa mengambil bungkusan yang ditaruhnya di dekat pagar kos, dimana saat itu petugas mendapati dua klip plastik sabu dan di samping kanan motor terdakwa juga ditemukan bungkus rokok yang berisi sabu-sabu.

BACA JUGA:  Tersinggung dengan Raungan Suara Knalpot, Tiga Pelaku Keroyok Pengendara Motor

Saat diinterogasi petugas, terdakwa mengaku masih menyimpan narkoba di halaman belakang rumah kosnya di Pondok Ramayana dan ditemukan 34 klip sabu yang disimpan di TKP. Kepada petugas terdakwa mengaku barang haram itu didapat dari seseorang bernama Saud (DPO). (sar)